Sengketa Lahan Sentul City, Komisi III Bentuk Pansus Mafia Tanah

oleh -335 views
Sengketa Lahan, Sentul City, Komisi III DPR RI, Pansus Mafia Tanah, Mafia Tanah

JAKARTA (Lead.co.id) – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) segera membentuk Panitia Khusus (Pansus) Mafia Tanah untuk menindak-lanjuti persoalan sengketa lahan di Bojong Koneng dan Cijayanti, Kabupaten Bogor dengan pihak Sentul City.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Adies Kadir usai memimpin kunjungan kerja spesifik Komisi III DPR RI ke Desa Bojong Koneng, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, pada Kamis (17/3/2022).

Pada kunjungan tersebut, warga juga melaporkan adanya intimidasi melalui aksi premanisme yang dilakukan sejumlah oknum. Merespon keluhan warga itu, Adies menegaskan Komisi III akan segera berkoordinasi dengan Kapolda dan Kapolres.

Baca :  Buntut Pengosongan Paksa Sentul City, Kuasa Hukum Penuhi Klarifikasi ke Polda Jabar

“Kapolres, Kapolsek dan saya yakin Kapolri beserta jajarannya juga mendengar. Jadi, kami harapkan aparat keamanan jangan lagi bermain-main terkait kasus tanah,” kata Adies.

Adies berharap, sengketa lahan yang melibatkan warga Bojong Koneng dan Cijayanti dengan pengembang Sentul City itu ke depan dapat menjadi role model untuk penyelesaian kasus tanah di seluruh Indonesia.

“Dari sembilan fraksi yang hadir, hampir semua berkesimpulan bahwa kami akan membentuk Pansus Mafia Tanah. Kita akan mulai dari sini, kita akan mulai telisik bagaimana sertifikat ini bisa keluar di tengah masyarakat menempati ratusan tahun dan juga sudah membayar PBB,” ujar Adies.

Baca :  Datangi DPRD Kabupaten Bogor, Warga Bojong Koneng Tuntut Sertifikasi Lahan

Politisi Partai Golkar ini mengungkapkan, ke depan Komisi III akan bekerja sama dengan Komisi II DPR yang membawahi bidang pertanahan. Hal ini, sebut Adies, sebagai tindak lanjut Komisi III DPR RI yang mendengar keluhan masyarakat terkait sengketa lahan yang mereka hadapi.

Terkait hal itu, kata Adies, Komisi III juga akan menjadwalkan memanggil Sentul City dalam waktu dekat. Hal itu untuk memastikan kebenaran yang disampaikan oleh masyarakat terkait adanya intimidasi.

“Insya Allah, minggu depan kita akan undang pengembang Sentul City ke DPR RI untuk kita tanyakan apakah benar yang disampaikan masyarakat,” kata Adies

Baca :  Polemik Mafia Tanah, Kejari Kota Bogor Digeruduk Massa

Kemudian, pihaknya akan rapat koordinasi dengan aparat penegak hukum di Polda Jabar setelah mendapatkan masukan-masukan dan hasilnya akan dibentuk menjadi usulan Pansus.

 

Reporter: Jhonie

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *