Solusi Resesi Ekonomi, ACT Canangkan Lumbung Pangan

0
ACT Bali, Resesi Ekonomi, Lumbung Pangan
Aksi Cepat Tanggap (ACT) Bali

LEAD.co.id | New normal dimasyarakat nampaknya masih jauh dari kata normal, terutama perekonomian masyarakat menengah kebawah, masyarakat kecil.
Banyak usaha kecil yanh terdampak pandemi, hingga sampai saat new normal perekonomian masih mengalami penurunan yang sagat banyak, tidak hanya itu, para pedagang kecil mulai kehilangan konsumen dan lagi sulit memasarkan dagangannya.

Namun, saat ini hal tersebut bukan berarti lagi ketika masyarakat saling bergandeng tangan, membantu sekelilingnya dengan semangat kedermawanan, krisis ekonomi di masyarakat akan dapat terhidari.

Sebuah gerakan kedermawanan perlahan akan membangun optimisme bangsa di masa pandemi dan resesi ekonomi. Gerakan inilah yang tengah diusahakan Aksi Cepat Tanggap (ACT).

Baca :  ACT Kembali Mengirimkan Air Minum Wakaf Di Beberapa Masjid Bogor

“ACT tidak ingin sendiri. Kami juga ingin memfasilitasi masyarakat dalam menghimpun kepedulian melalui gerakan filantropi yang masif, yakni Gerakan Nasional Lumbung Derma Pangan,” jelas Presiden ACT Ibnu Khajar, saat mendeklarasikan Gerakan Nasional Lumbung Sedekah Pangan di Jakarta, Kamis (6/8/2020).

Gerakan Nasional Lumbung Derma Pangan merupakan aksi filantropi yang dilakukan dari masyarakat untuk masyarakat. Aksi ini melibatkan semua elemen masyarakat untuk memberikan derma kepada masyarakat prasejahtera di era kenormalan baru ini, yang belum juga mengalami pemulihan ekonomi.

Branch Manager Aksi Cepat Tanggap (ACT) Bali, menyampaikan mulai dari sekeliling kita, bantu tidak hanya dengan uang, tetapi apa yang ada dan lebih dari kita, bisa beras, bisa minyak, bisa sayur, semuanya yang di butuhkan masyarakat untuk bertahan hidup. Tidak harus banyak, sedikit-sedikit jika banyak orang ini akan menghasilkan kedermawanan yang dapat mempercepat perekonomian di tengah masyarakat.

Baca :  Roemah Jamur Alam Panjang, Dongkrak Ekonomi di Tengah Pandemi

Derma pangan yang terkumpul akan segera didistribusikan ke masyarakat prasejahtera atau penggerak usaha mikro yang terkena dampak pandemi Covid-19.

Penghimpunan derma pangan ini dapat dipelopori mulai dari individu, komunitas, hingga korporasi. Masyarakat dapat menginisiasi Lumbung Derma Pangan di rumah, kantor, dan lainnya sebagai medium pengumpulan derma pangan.

“Perlu ada gerakan masif untuk memperbaiki keadaan. Kebaikan ini harus dilakukan bersama-sama. Melalui Gerakan Nasional Lumbung Pangan, kita berharap seluruh elemen masyarakat terlibat dalam memberikan derma pangan terbaiknya,” ujar Arif Marsudi di sela sesi soft lounching Lumbung Derma Pangan.

Baca :  Budhy Setiawan: Tingkatkan Ekonomi Lewat Usaha Pertanian Rumah Tangga

Kontributor: Herdian Armandhani
Editor: Aru Prayogi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here