Teuku Jimmy Bocah penderita Fibromyxoid Sarcoma Butuh Uluran Tangan

0

LEAD.co.id – Teuku Jimmy B. Hanafi (11) warga Kelurahan Pondok Aren, kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan, menderita Fibromyxoid Sarcoma atau biasa disebut kanker otot pada bagian ketiak sebelah kiri. Karena sudah sangat parah, benjolan pada ketiaknya semakin hari semakin membesar hingga lebih besar dari bola.

Jimmy adalah anak bungsu dari keempat bersaudara, ibunya yang bernama yasmi (38) tidak bekerja, jln. Reformasi No.54 warga RT 05/ RW 02, kelurahan pondok jaya, Kecamatan pondok aren itu kini hanya bisa berdiam diri di atas kasur yang digelar di atas lantai ruang tengah dan tidak bisa beraktivitas seperti anak pada umumnya. Derita itu sudah ia alami sejak setahun lalu.

Baca :  Bendera Merah Putih Selimuti Setu Parigi Tangsel

Awalnya waktu tahun 2017, ada benjolan di dekat dada (sekitar ketiak) lalu dibawa ke rumah sakit di Pekanbaru. Setelah dibawa ke rumah sakit, Dokter bilang ada tumor jaringan lunak dalam tubuhnya. Akhirnya setelah diperiksa, tanggal 22 Desember 2017, Dokter operasi untuk angkat tumor yang ada di dalam tubuhnya.

“Setelah setelah waktu lalu, setelah dioperasi benjolan itu muncul lagi, dan ke rumah sakit lagi setelah dicek dokter diagnosa penyakitnya Fibromyxoid Sarcoma (sebuah Jenis kanker langka yang pertumbuhannya lambat dan biasanya terbentuk di jaringan lunak dalam kaki, dada, atau perut), dan dipindahkan ke rumah sakit di Jakarta untuk kemoterapi,” Ucap Selin melalui media WhatsApp,┬áRabu (13/4/19).

Baca :  Baznas Tangsel Terima Bantuan Logistik Dari YCPI Untuk Korban Tsunami Selat Sunda

Sekarang benjolannya sudah semakin besar, beratnya sudah lebih dari 1kg. Benjolan ini nutupin ketiak, lengan, sama dadanya. pengobatannya sudah dikemoterapi sama dokter sepuluh kali namum belum ada perubahan atau perkembangan dan sudah tidak lagi sekolah sejak April 2018.

Saat ini pengobatan Jimmy ditanggung BPJS, namun ada beberapa obat-obatan yang tidak ditanggung BPJS, dan kebutuhan Jimmy untuk perbaikan gizinya, serta juga membutuhkan biaya untuk bolak-balik ke rumah sakit untuk kemoterapi Jimly. Sementara ayah jimmy hanya pedagang lepas dengan penghasilan tak menentu, dan ibu jimmy adalah ibu rumah tangga.

Baca :  Tangsel Club Bukber Kebangsaan Bersama Ratusan Anak Yatim

Pada hari Selasa malam Jimmy beserta ibunya membawa Jimmy untuk perawatan lebih lanjut Rumah sakit Kanker Dharmais Jakarta Barat.
Saat dimintain keterangan melalui WhatsApp ibunda Jimmy saat ini Jimmy sedang dirawat selama beberapa hari.
“Saat ini Jimmy sedang dirawat selama beberapa hari, dan Jimmy menangis kesakitan.” Balasnya.

Menurut selin Jimmy ingin sekali sehat kembali dan menjadi Tahfidz Qur’an dan bisa bermain dengan teman-teman seumurnya. (Ahmad Sanusi).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here