Jelang Putusan MK, Tokoh Masyarakat Bogor Tolak Kekerasan

181
0

LEAD.co.id | Jelang putusan sidang Mahkamah Konstitusi (MK) terkait Pilpres 2019, para tokoh agama dan tokoh masyarakat Kabupaten Bogor menyatakan menolak segala bentuk kekerasan. Hal itu diungkapkan beberapa tokoh masyarakat kepada redaksi LEAD.co.id, Selasa (10/6/2019).

“Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk menolak prilaku kekerasan dalam menyikapi hasil Pemilu 2019,” tegas Tokoh Agama KecamatanTanjungsari, KH. Apang Sumarna.

Hal senada juga ditegaskan oleh tokoh agama Kecamatan Tamansari, Ustadz Tono. Dirinya menghimbau masyarakat untuk menolak kekerasan dalam menyikapi hasil Pemilu 2019.

Sementara itu, Pejabat Kepala Desa Sukajaya menghimbau agar warga Desa Sukajaya menjaga keamanan dan ketertiban diwilayahnya masing masing.

Baca :  Dandim 0607 Pantau Langsung Pleno PPK Kota Sukabumi¬†

“Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat menolak kekerasan, kerusuhan terkait hasil Pemilu 2019,” tegas Pejabat Kepala Desa Sukajaya.

Hal yang sama juga ditegaskan Pejabat Kepala Desa Pasir Eurih yang dengan tegas menyatakan menolak segala bentuk kekerasan dalam menyikapi hasil Pemilu 2019. Lebih lanjut dirinya berharap masyarakat mendengar dan mamatuhi himbauan tersebut. (AP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here