BOGOR (LEAD.co.id) – Wali Kota Bogor, Bima Arya bersama Kepala Dinkes Kota Bogor, Sri Nowo Retno dan Kepala Disdik Kota Bogor, Hanafi meninjau penyuntikan vaksin Covid-19 untuk anak-anak di SDN Kawungluwuk, Kecamatan Bogor Utara, pada Rabu (15/12/2021).
Kota Bogor mulai melaksanakan Vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun, pada Selasa, 15 Desember 2021. Bima mengatakan, vaksinasi Covid-19 itu telah menyasar 100.862 anak.
“Bismillah hari ini kick off vaksinasi untuk anak-anak usia 6 sampai dengan 11 tahun. Hari ini ditargetkan 593 anak selesai di vaksin,” kata Bima.
Dia menyebutkan, untuk dosis pertama targetnya rampung 15 Januari 2022 dan untuk dosis kedua ditargetkan 22 Februari 2022.
Vaksinasi bagi anak-anak yang bersekolah, lanjut Bima, akan dikoordinasikan dengan pihak SD. Sementara vaksinasi untuk anak-anak yang tidak bersekolah akan dikoordinasikan dengan puskesmas.
“Vaksinasi anak ini dilaksanakan setiap hari. Untuk puskesmas saya minta harus pro aktif untuk mendata anak-anak di lingkungannya,” jelas dia.
Usai meninjau di SDN Kawungluwuk, Ketua Satgas Covid-19 Kota Bogor ini juga mendatangi lokasi vaksinasi sasaran anak-anak yang tidak sekolah, di Kampung Mongol, RT 04 RW 06 Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah.
“Sistem yang ada sudah siap dan berjalan. Jadi targetnya adalah tinggal pendataan SD dan anak-anak yang tidak bersekolah,” ujar Bima Arya.
Dia menyampaikan bahwa, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memastikan semua anak akan mendapatkan hak vaksinasi. “Semua akan didata dan dilayani tanpa terkecuali,” tegasnya.
Untuk jenis vaksin yang digunakan sasaran anak-anak adalah Sinovac dengan jumlah dosisnya 0,5 ml. Sedangkan interval antara dosis satu dengan dosis dua selama 28 hari.
Reporter: Jhonie
Editor: Aru Prayogi





