Vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Pamekasan Akan Dilakukan Februari Mendatang

0

LEAD.co.id | Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pamekasan melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Dinkes Pamekasan, dr Nanang Suyanto mengatakan, berdasarkan surat dari Kementerian Kesehatan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur baru akan melakukan vaksinasi COVID-19 pada bulan Februari mendatang.

Menurutnya, hal itu dilakukan bersamaan dengan 34 Kabupaten dan kota se Jawa Timur.

Dikatakan, karena pelaksanaannya bulan Februari, maka vaksin hingga hari ini belum diterima. Dan berdasarkan surat juga bahwa vaksin itu akan didistribusikan ke Kabupaten Pamekasan dalam hal ini dinas kesehatan pada bulan Februari juga.

Baca :  982 CJH Asal Pamekasan Gagal Berangkat Ibadah Haji Tahun 2020

“Untuk tanggal pastinya kita masih menunggu jadwal dari provinsi,” katanya Rabu (13/1/2021).

“Kami telah mempersiapkan semua personel dan fasilitas pendukung lainnya,” terangnya pada media, imbuhnya.

Untuk tahap pertama, kata dr Nanang, ada 3.080 orang di Pamekasan yang akan divaksin terdiri dari tenaga kesehatan dan pejabat publik.

Secara umum penyuntikan vaksin buatan Sinovac ini untuk usia 18 sampai 59 tahun. Namun untuk saat ini ibu hamil dan menyusui serta warga yang mempunyai penyakit penyerta, tidak masuk dalam sasaran pemberian vaksin karena belum ada data dukung uji klinis terkait keamanan vaksin untuk kelompok tersebut.

Baca :  Ditengah Covid-19, Perajin Ecoprint Beralih Buat Masker Kain

Kemudian, warga yang pernah terinfeksi COVID-19 juga tidak masuk dalam sasaran pemberian vaksin karena sudah terbentuk kekebalan alami di dalam tubuhnya.

Vaksinasi COVID-19 di Pamekasan ini, lanjut dia, akan dilaksanakan di 20 puskesmas yang tersebar di 13 kecamatan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Lebih lanjut, dr Nanang menjelaskan efek samping yang akan dirasakan oleh seseorang setelah divaksin itu sangat beragam. Umumnya akan merasakan gejala ringan seperti demam, nyeri otot, atau ruam bekas suntikan.

“Efek samping tidak selalu ada. Kalaupun ada beragam, umumnya ringan dan bersifat sementara seperti demam, nyeri otot atau ruam bekas suntikan,” tandasnya.

Baca :  Kapolres Pamekasan Resmikan Kampung Tangguh di Desa Bulangan Barat

Reporter: Kholisin Susanto

Editor: Moh. Hasanuddin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here