Polisi Tetapkan HRS hingga Dirut RS Ummi Sebagai Tersangka

0
Polisi, HRS, RS Ummi, Tersangka
Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi [File: Div Humas Polri]

LEAD.co.id | Bareskrim Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menetapkan Habib Rizieq Syihab (HRS), Muhammad Hanif Alatas (menantu HRS), dan Dirut RS Ummi Andi Tatat sebagai tersangka terkait kasus menghalangi petugas Covid-19 Kota Bogor.

“Penyidik sudah melaksanakan gelar dan menetapkan 3 (tiga) orang sebagai tersangka. Rizieq, Dr. Tatat, Hanif Alatas,” kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi, pad Senin (11/1/2021).

Tim penyidik sudah menjadwalkan pemeriksaan terhadap ketiganya sebagai tersangka. Pemeriksaan itu, kata Brigjend Andi, akan berlangsung pada pekan ini.

Baca :  Polsek Cibungbulang Selidiki Curas di Toko Swalayan

“Minggu ini rencananya (pemeriksaan ketiganya sebagai tersangka),” sebut Andi dalam siaran pers Div Humas Polri.

Kasus RS Ummi terkait tes swab HRS ini bermula saat Andi Tatat dilaporkan ke Polisi oleh Satgas Covid-19 Kota Bogor dengan laporan bernomor LP/ 650/ XI/ 2020/ JBR/ Polresta Bogor Kota tertanggal 28 November 2020.

Andi Tatat dilaporkan karena dinilai menghalang-halangi upaya satgas melakukan swab test terhadap HRS saat menjalani perawatan di RS UMMI Bogor.

Reporter:  M. Ikhsan
Editor: Aru Prayogi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here