Vaksinasi di Indonesia Mencapai 281 Juta, Jokowi Bersyukur

oleh -202 views
Vaksinasi Indonesia, Vaksinasi Covid-19, Jokowi, Jokowi Bersyukur, Syukur

JAKARTA (LEAD.co.id) – Presiden Jokowi mengungkapkan rasa syukur atas tercapainya target capaian vaksinasi Covid-19 yang ditetapkan oleh pemerintah. Pemerintah telah menyuntikkan sebanyak 280 juta lebih dosis vaksin kepada masyarakat Indonesia.

“Pada hari ini patut kita syukuri, saya sudah khawatir nanti akhir tahun (2021) target 280 juta dosis vaksin bisa disuntikkan ke seluruh masyarakat tercapai atau tidak. Ternyata tadi pagi saya cek sudah berada di angka 281.299.690 dosis,” kata Jokowi saat membuka Perdagangan BEI tahun 2022, pada Senin (3/12/2022)

Dia menyebut, capaian vaksinasi tersebut bukan suatu hal yang mudah, mengingat Indonesia memiliki kondisi geografis yang menantang terutama dalam pendistribusian vaksin ke setiap daerah.

Baca :  Diresmikan Jokowi, Jembatan Otista Bisa Dilintasi

“Hati-hati 280 juta dosis yang disuntikkan itu juga bukan barang yang mudah, menyuntik 280 juta kali dalam waktu satu tahun bukan barang yang mudah. Karena geografi kita yang harus, vaksinasi dengan perahu, vaksinasi naik sepeda motor, jalan kaki, atas gunung bukan sesuatu yang mudah,” tuturnya.

Selanjutnya, Jokowi mengatakan bahwa secara nasional, vaksinasi di Indonesia telah mencapai 70 persen untuk dosis pertama dan 50 persen untuk dosis kedua.

“Hari ini dosis yang pertama sudah 79,6 persen, dosis kedua 54,8 persen. Untuk ibu kota-ibu kota provinsi, kota-kota besar yang interaksi masyarakatnya tinggi juga sudah di atas 70 persen dan 27 provinsi telah mencapai target dosis pertama di atas 70 persen,” ujar Kepala Negara.

Baca :  BEM IPB Sukseskan Program Vaksinasi Nasional

Dia juga mengapresiasi kerja keras dari semua unsur yang telah mendukung tercapainya target vaksinasi di akhir tahun 2021. Kepala Negara menegaskan bahwa kebersamaan dan gotong royong merupakan modal utama target tersebut dapat tercapai.

“Ini kerja keras kita semuanya, pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, BIN, seluruh perusahaan-perusahaan swasta besar maupun menengah, kecil semuanya bergerak, ormas bergerak, modal kita ada di situ. Kebersamaan, gotong royong inilah adalah modal kita,” ungkapnya.

 

Reporter: Nina Karningsih
Editor: Aru Prayogi
Sumber: BPMI Setpres

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *