153 Investor Asing Sambut UU Cipta Kerja

0
Investor, Asing, UU, Cipta Kerja
Kepala BKPM saat konferensi pers virtual di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (7/10/2020).

LEAD.co.id | Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa, dampak Undang-Undang (UU) Cipta akan banyak membuka lapangan kerja. Pasalnya, sudah ada 153 perusahaan asing yang siap masuk Indonesia usai UU Cipta Kerja disahkan.

“Dengan 153 (perusahaan) tersebut otomatis akan banyak menampung lapangan pekerjaan,” katanya dalam jumpa pers virtual di Kemenko Perekonomian di Jakarta, Rabu (7/10/2020).

Terkait penyerapan tenaga kerja, lanjut dia, harus diprioritaskan tenaga kerja dalam negeri agar tidak muncul persepsi keran tenaga kerja hanya dibuka untuk asing.

Baca :  HNW Komitmen Bela Guru PAUD dalam Revisi UU Sisdiknas serta UU Guru dan Dosen

Masuknya perusahaan tersebut, diharapkan menyerap sekitar 2,9 juta angkatan kerja setiap tahun dan tujuh juta pencari kerja, serta ada sekitar enam juta pekerja yang kena pemutusan hubungan kerja (PHK) dan dirumahkan akibat dampak pandemi COVID-19.

Dengan UU Cipta Kerja itu, imbuh dia, ia optimis realisasi investasi tahun 2020 bisa bertambah dan sesuai dengan target mencapai Rp817 triliun, setelah sebelumnya direvisi karena dampak COVID-19 dari Rp886 triliun.

“Dari Rp817 triliun itu InsyaAllah akan tercapai karena realisasi semester pertama (2020) sudah 49 persen, InsyaAllah kuartal ketiga sesuai target,” katanya.

Baca :  Kongres AS Setujui Sanksi China atas Penindasan Uyghur

Sementara itu, hadirnya UU Cipta Kerja, kata dia, akan memberikan jawaban kepada pengusaha yang selama ini mengeluhkan perizinan di Indonesia, termasuk memotong potensi korupsi dalam proses perizinan itu.

“Karena ada ego sektoral, aturan tumpang tindih, tanah yang mahal, solusinya UU Cipta Kerja ini menjawab itu,” katanya.

Editor: Aru Prayogi
Sumber: Antara

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here