2020, Pemkab Pamekasan Fasilitasi 1690 wirausaha baru

oleh -216 views
Ket foto: Dialog wirausaha baru dalam program Spektrum kerjasama PWI Pamekasan bersama JTV Madura.

LEAD.co.id | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, pada tahun 2020 sukses memfasilitasi sebanyak 1690 wirausaha baru.

Hal itu disampaikan Kasubag Perencanaan Disnakertrans Kabupaten Pamekasan, Mukhlisin dalam cara spektrum kerjasama PWI Pamekasan dengan JTV Madura.

Dijelaskan, pada tahun ini sebenarnya sudah mengagendakan 2500 orang lebih yang akan difasilitasi, namun karena ada pandemi covid-19 maka target tersebut sedikit terkendala.

“Sehingga anggaran yang ada di kami harus dikurangi. Maka, pada tahun ini kami bisa memfasilitasi 1690 orang untuk wirausaha baru,” ucapnya, Kamis (17/9/2020)

Kendati demikian, untuk tahun depan pihaknya menargetkan sebanyak 2500 orang wirausaha baru.

Dalam pelaksanaan ini, lanjut Mukhlisin, pihaknya bekerjasama dengan fasilitator yang direkrut pada awal tahun.

Baca :  Gempa M6,1: Enam Meninggal Dunia dan Satu Luka Berat

“Mereka ini yang akan memfasilitasi calon-calon wirausaha baru baik pra hingga pelaksanaan pelatihan,” ungkapnya.

Sementara Koordinator Tim Pendamping Wirausahawan Baru (WUB) Kabupaten Pamekasan, Taufiqurrahman menjelaskan bahwa pihaknya dalam melakukan pendampingan para wirausaha baru itu sejak sebelum hingga menjadi wirausaha baru.

“Kita ada pendampingan pra dan pasca bagi para wirausaha baru di Kabupaten Pamekasan ini,” katanya.

Taufiq menjelaskan, di pendampingan pra tersebut, pihaknya bersama para pendamping wub itu melakukan sosialisasi, baru setelah itu rekrutmen peserta latihan.

“Kemudian mendampingi, setelah itu kami pilah sesuai jenis kegiatan. Kemudian pelaksanaan pelatihan,” ucap pemuda kelahiran Desa Bangkes itu.

Baca :  982 CJH Asal Pamekasan Gagal Berangkat Ibadah Haji Tahun 2020

“Setelah selesai pelatihan, mereka difasilitasi sampai terbit ijin usaha (OSS). Kemudian kita bina, memfasilitasi apa yang mereka butuhkan. Sampai mereka sukses,” imbuhnya menjelaskan.

Taufiq mengungkapkan, dari para peserta wub yang telah didampingi dan difasilitasi, ada dua wirausaha baru songkok yang sukses serta mampu memproduksi songkok dengan jumlah cukup banyak.

“Sampai hari ini Alhamdulillah pelatihan songkok sudah berjalan dan kita sudah mampu mencetak dua pabrik songkok di Kabupaten Pamekasan,” katanya.

Dua pabrik songkok tersebut, kata Taufiq, berada di Proppo dan di Larangan. “Perharinya kita mampu memproduksi 500 songkok di dua pabrik tersebut,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Taufiq memaparkan, dalam melakukan pendampingan dan memfasilitasi para peserta wub, pihaknya memiliki 42 fasilitator yang tersebar di 13 Kecamatan.

Baca :  Dewan Usulkan Pemkab Pamekasan Segera Terapkan PSBB

“Jadi masing-masing kecamatan itu ada 3 fasilitator, kecuali kecamatan Kota, Proppo dan Pademawu. Di tiga kecamatan itu ada 4 fasilitator,” ungkapnya.

“Setiap hari kami terus melakukan pendampingan dan menfasilitasi para wirausaha baru tersebut, selain juta terus berupaya melakukan sosialisasi kepada para calon wirausaha baru,” tutupnya.

Untuk diketahui, wirausaha baru ini menjadi salah satu janji politik pasangan Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam dan Raja’e (Berbaur) yakni menciptakan 10 ribu pengusaha baru di Bumi Gerbang Salam ini.

Reporter: Moh Hasanuddin
Editor: Aru Prayogi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *