Kader HMI Ancam Bubarkan Pleno Ilegal

0

LEAD.co.id | Menyikapi beredarnya surat Undangan dari PB HMI dengan nomor surat 02/A/PAN-PEL/12/1440 prihal undangan Pleno Tandingan yang digagas Arya Kharisma Hardi, kini giliran kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kota Bogor angkat bicara.

Menurut kader HMI cabang Kota Bogor, Verga Azis bahwa, Ketua Umum PB HMI yang sah adalah Respiratori Saddam Al-jihad karena terpilih secara konstitusional melalui forum kongres ke XXX yang berlangsung di auditorium kampus Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon pada 25 Februari 2018.

“Maka tidak ada orang lain yang memiliki wewenang selain Respiratori Saddam Al Jihad,” ucap kader HMI Cabang Kota Bogor, Ferga Azis, Minggu (1/9/2019).

Baca :  PB HMI Apresiasi Langkah Cepat BIN, TNI dan Polri Dalam Penanganan Covid-19

Dirinya menambahkan, setelah beredar surat Undangan Pleno Tandingan mengatasnamakan PB HMI yang ditandatangani oleh Arya Kharisma Hardy sebagai PJ Katua Umum dan Taufan Ikhsan Taurita sebagai sekretaris jenderal. Maka, kader HMI cabang Kota Bogor menolak dan akan membubarkan secara paksa serta memboikot pintu masuk dan keluar Menuju Lokasi,” tambahnya.

Pleno tandingan yang diselenggarakan di BNPB Bogor pada tanggal 1 – 3 September 2019 tersebut juga diisukan akan dihadiri wakil Presiden RI kakanda JK yang juga sebagai alumni HMI. “Menurut kami, kanda JK tidak seharusnya membuat perpecahan ini semakin berkelanjutan,” lanjutnya.

Baca :  Kader HMI STIUDA Datangi Komisariat, Pertanyakan Pengunduran Diri

Seharusnya kakanda JK menjadi mediator dalam mendudukkan perkara dualisme ini bersama KAHMI lainnya termasuk kanda HZ, Akbar Tandjung dan Mahfud MD untuk mendamaikan kedua belah pihak agar sama-sama menyatukan pemikiran untuk langkah-langkah konkrit PB HMI kedepannya, serta tidak menjadi bahan perbincangan di akar (Komisariat) sampai pada Cabang, BADKO, dan dikalangan universitas atau masyarakat pada umumnya.

Maka kami tegaskan kembali bahwa selaku kader HMI Cabang Kota Bogor kami akan menolak kedatangan JK melalui aksi dan demontrasi serta memboikot setiap tol masuk di Bogor menuju lokasi,tambah Fachri selaku ketua umum HMI komisariat Hukum Cabang Kota bogor.

Baca :  Alumni HMI Kalbar Gelar Doa Bersama untuk Korban Sriwijaya Air

“Selain itu kami menyarankan kepada dua belah pihak untuk segera melakukan rekonsiliasi guna menyelesaikan konflik internal PB HMI,” tegasnya. (AP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here