ANAK NKRI Akan Terjunkan Massa dalam Aksi Tolak RUU HIP Jilid 2

0
HMI, KAHMI, ICMI, RUU HIP
Foto: Aksi gabungan menolak RUU HIP di area Tugu Kujang, Kota Bogor, Jumat (3/7/2020). Tampak tokoh nasional MS Kaban sedang berorasi tentang Pancasila, Piagam Jakarta, dan RUU HIP. (doc. redaksi Lead.co.id)

LEAD.co.id | Puluhan tokoh agama dan ulama yang tergabung dalam Aliansi Nasional Anti Komunis (ANAK NKRI) melaksanakan rapat konsolidasi, di Masjid Al Hijri 2, Jl. Soleh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Selasa (14/7/2020). Mereka bersepakat menggelar aksi tolak RUU HIP Jilid 2, pada 16 Juni 2020 medatang.

Dalam rapat konsolidasi tersebut, pihak ANAK NKRI se-Bogor Raya akan melakukan aksi besar beaaran dalam rangka menagih janji kepada Wakil Rakyat (DPR) untuk mencabut Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) dari program legislasi nasional (Prolegnas).

Baca :  Konsisten, GPK Kota Bogor Tegaskan Tolak RUU HIP

“Kami menagih janji, karena waktu itu kami sudah mengutus delegasi untuk ketemu anggota DPR RI. Karena tidak ada hasil, maka kami hadir dalam aksi tanggal 16 Juni mendatang,” kata koordinator aksi, Hendi KH, kepada LEAD.co.id, usai rapat konsolidasi.

Terkait jumlah peserta aksi (unjuk rasa), pihaknya menyatakan akan menerjunkan jumlah yang lebih banyak dari aksi sebelumnya. “Kalau target kemungkinan bisa mencapai 1000 orang, dari berbagai organisasi yang ada di Bogor Raya,” tambahnya.

Dia menegaskan, ANAK NKRI akan tetap berkomitmen menolak RUU HIP dan meminta kepada Wakil Rakyat untuk menghapus dari Prolegnas, karena sudah meresahkan masyarakat dan bangsa ini.

Baca :  Dilema Covid-19 dan Kegaduhan RUU HIP

“Bayangkan saja, kalau RUU HIP belum dihapus kami sangat resah. Kami juga meminta kepada wakil rakyat yang terhormat ini untuk menghapus dari Prolegnas,” pungkasnya

Reporter : Jhonie
Editor : Aru Prayogi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here