DPR Minta TNI-Polri Gerak Cepat Tangkap KKB di Papua

0
DPR RI, TNI-Polri, Gerak Cepat, KKB, Papua, Imron Amin
Anggota komisi 1 DPR RI Fraksi Partai Gerindra, R Imron Amin

LEAD.co.id | Anggota komisi 1 DPR RI Fraksi Partai Gerindra, R Imron Amin mendesak TNI dan Polri segera menangkap kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua yang kembali berulah pada baru-baru ini.

Melalui keterangan persnya, dia menyampaikan bahwa, aksi KKB yang meresahkan warga ini telah berulang kali dilakukan untuk itu harus ditindak secara cepat dan tegas.

“Saya minta aparat TNI dan Polri untuk segera kejar dan tangkap para pelaku teror atau KKB di Papua. Kalau ini dibiarkan, tidak ditindak secara cepat dan tegas maka akan sangat meresahkan warga setempat,” sampai Ra Ibong Sapaan akrabnya, Minggu (18/4/2021).

Baca :  Sebarkan Kesadaran Bela Negara, Watannas Kunjungi Papua

Ra Ibong menambahkan, pemerintah daerah untuk menjamin keamanan warga di Papua terutama di Kabupaten Puncak dan berharap agar aksi teror yang dilakukan KKB ini segera berakhir.

“Saya minta peran pemerintah daerah untuk mendukung tugas TNI dan Polri dalam rangka menjamin keamanan bagi masyarakat Papua yang ada di kabupaten Puncak. Saya juga berharap agar aksi teror yang dilakukan KKB segera berakhir,” tambahnya.

Selain itu, dirinya juga meminta pemerintah pusat melalui Menko Polhukam, Panglima TNI dan Kapolri untuk memberikan perhatian khusus terhadap daerah konflik di Papua dengan segera mengirimkan dan menempatkan pasukan TNI dan Polri mulai tingkat kecamatan hingga kampung.

Baca :  Bupati Batang Minta Antisipasi Kejahatan di Hari Natal dan Tahun Baru

“Saya minta daerah konflik di Papua menjadi perhatian Pemerintah Pusat melalu Menko Polhukam, Panglima TNI dan Kapolri dengan segera membentuk satuan khusus TNI dan Polri, mengirim dan menempatkannya mulai tingkat kecamatan bahkan kampung, agar kondisi kembali kondusif dan menjamin kembali keamanan kepada masyarakat di wilayah konflik di Papua,” jelasnya.

Seperti diketahui, satu pekan ini KKB Papua kembali menyerang warga. Setidaknya 4 orang tewas ditembak KKB Papua. Warga yang menjadi korban berprofesi sebagai guru, pelajar, hingga tukang ojek. KKB juga merusak sekolah, rumah warga, dan membakar rumah anggota DPRD di Beoga. KKB itu juga disebut memperkosa gadis-gadis desa di Beoga.

Baca :  Pendekatan Militer dan Pelanggaran HAM di Papua: Menyoal Komentar Bambang Soesatyo

Pada Kamis (8/4), seorang guru SD atas nama Oktavianus Rayo (43) tewas ditembak KKB di Kampung Julukoma. Pada Jumat (9/4), guru SMP bernama Yonathan Randen tewas ditembak KKB. Tukang ojek bernama Udin (41) tewas ditembak KKB di Pasar Ilaga, pada Rabu (14/4). Pada Kamis (15/4), seorang pelajar SMA di Ilaga tewas ditembak KKB.

Kontributor : Haqqi
Editor : Aru Prayogi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here