BEM Se-Bogor Soroti Gaji Guru hingga Pembangunan Masjid Agung

oleh -241 views
BEM Se-Bogor, Soroti Gaji Guru, Guru Honorer, Pembangunan, Masjid Agung
Para perwakilan BEM se-Bogor Raya menggelar konsolidasi di kampus Insititut Pertanian Bogor (IPB), pada Sabtu malam (6/3/2021).

LEAD.co.id | Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Bogor Raya menggelar konsolidasi di kampus Insititut Pertanian Bogor (IPB), pada Sabtu malam (6/3/2021). Mereka membahas program Pemkot Bogor di bidang Pendidikan dan Infrastukur yang masih mangkrak.

Dalam pertemuan ini, BEM Se-Bogor mengkaji sejumlah program infrastruktur yang sampai saat ini belum tuntas. Selain itu, juga persoalan bidang Pendidikan yang memperihatinkan, termasuk kaluhan gaji Guru honorer.

Atas hal itu, BEM Se-Bogor memberikan waktu satu pekan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor untuk menyelesaikan dan menanggapi dua masalah tersebut (infrastruktur dan pendidikan).

Baca :  Tambang Nikel di Raja Ampat: Pembangunan atau Perusakan

“Apabila tidak ada tanggapan secara responsif, kita akan sama-sama seluruh BEM Bogor Raya menyegel Balai Kota,” sebut Koordinator BEM Se-Bogor, M. Aditiya Abdurahman kepada LEAD.co.id usai konsolidasi.

Konsolidasi BEM se-Bogor ini dihadiri oleh sejumlah perwakilan kampus diantaranya dari BEM Kesatuan, IPB, Tazkia, AKA, STKIP, UNIDA, UBSI, UNBIN, Alhidayah. Beberapa BEM kampus lainnya tidak bisa hadir karena berhalangan.

Maula dari BEM IPB menyebutkan, konsolidasi kali ini menyesuaikan dengan prioritas Wali Kota Bogor seperti revitalisasi Masjid Agung sejak tahun 2015, Jembatan Otista dan Double Track Bogor-Sukabumi.

Baca :  Bogor Leaders Talks: BEM se-Bogor Apresiasi Langkah Konkrit Ade Yasin

David dari Bem STKIP Muhammadiyah mengungkit Kontrak Sosial yang pernah dilakukan antara BEM se-Bogor dengan seluruh Pasangan Calon Wali Kota Bogor saat Pilkada. Kontrak tersebut salah satunya bidang Pendidikan yang saat ini menuai polemik.

“Saat ini terjadi lose generation seperti pembangunan karakter anak-anak di masa pandemi Covid, kejelasan gaji Guru honorer yang masih saja banyak mengeluh tentang gajinya yang ditunggak,” tambah David.

Reporter: Jhonie Arya
Editor: Aru Prayogi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *