Berdayakan 1000 Petani ACT Buat Program Ketahanan Pangan Nasional

0

LEAD.co.id | Aksi Cepat Tanggap (ACT) sejak awal pandemi ini merebak di Indonesia telah melakukan berbagai tindakan, khususnya edukasi melalui sosialisasi ke masyarakat yang dilakukan oleh tim medis serta penyediaan pasokan pangan.

Saat mengujungi tempat penggilingan padi Subur Hasil Tani di Kp. Sagatan Desa Cibadak, Tanjungsari, Kabupaten Bogor untuk melihat secara langsung proses pembuatan beras. Tim ACT berupaya membuat program ketahanan pangan ACT dengan Pemberdayaan 1.000 petani untuk Operasi Pangan Gratis dan Operasi Beras Gratis, Minggu (19/04/2020).

Tim Program ACT Bogor, Khisnul mengatakan, secara tidak langsung para petani terdampak akibat Covid-19.

Baca :  Dukung PSBB, Pengusaha Masifkan Bantuan untuk Masyarakat Bogor

“Untuk itu kami bekerjasama sama dengan para petani untuk program ketahanan pangan ini,” Kata Khisnul.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan hasil dari petani akan diberikan kepada masyarakat dalam program ‘Operasi Pangan Gratis’ atau ‘Operasi Beras Gratis’ kepada masyarakat pra sejahtera.

Sebelumnya, ACT telah peluncuran program Humanity Careline. Program ini yaitu, program berbasis digital untuk memberikan layanan pengadaan pangan bagi warga terdampak wabah Covid-19.

“Karena siapapun yang bisa menolong orang lain maka dia adalah pahlawan bangsa,” tambahnya.

Sementara itu, pengelola penggilingan padi Subur Hasil Tani, Hendrik mengaku dirinya sangat bangga bisa membantu masyarakat sekitar.

Baca :  PUPR Bogor Korup, Barak Lampirkan Data ke Kejaksaan

“Saya merasa sangat bangga ikut program ini, apalagi programnya sangat bermanfaat buat masyarakat hasil dari panen masyarakat kembali juga kepada masyarakat”, Kata Hendrik.

Lanjut dirinya menjelaskan saat ini para petani yang ada disini (Desa Cibadak) yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) merasa kesulitan untuk menjual hasil panen mereka.

“Sekarang petani disini pada bingung mau jual kemana hasil mereka, karena biasa yang kirim ke kota atau kios, sekarang kiosnya pada tutup dan juga pesanan semakin berkurang”, Ucapnya.

Dilain tempat, petani dari Gapoktan Subur Hasil Tani mengaku sangat bersyukur dengan adanya program ACT ini (ketahanan pangan).

Baca :  Temu Karya, Opik Pimpin Karangtaruna Cigudeg

“Saya merasa bersyukur dan tentunya progam ini sangat membantu para petani disini”, Kata Nawafi.

Selain melakukan kunjungan ACT Bogor juga melakukan Operasi Beras Gratis dari hasil penggilingan pada tersebut dan dibagikan kepada masyarakat sekitar sebanyak 100 Beras kemasan 5 Kg untuk 100 KK di warga sekitar.

Reporter: M.Ihsan
Editor : Aru Prayogi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here