Buka Rapimnas Kadin, Jokowi Minta Detailkan Kebijakan Pemerintah

oleh -270 views
Rapimnas Kadin, Kadin, Presiden Jokowi, Kebijakan Pemerintah

BALI (LEAD.co.id) – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia melaksanakan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Tahun 2021 di BNDCC, Kabupaten Badung, Provinsi Bali, pada Jumat, (3/12/2021). Rapimnas Kadin Tahun 2021 ini secara resmi dibuka oleh Presiden Jokowi.

Dalam sambutannya, Jokowi meminta dukungan Kadin untuk mendetailkan kebijakan-kebijakan pemerintah, utamanya yang akan menjadi fokus Indonesia pada presidensi G20 yang telah dimulai sejak 1 Desember 2021.

“Nanti kita akan fokuskan di G20 ini adalah satu, urusan arsitektur kesehatan global, yang kedua mengenai transisi energi menuju energi yang hijau dan berkelanjutan, kemudian yang ketiga mengenai digitalisasi,” ujar Jokowi.

Menurut dia, saat ini bandul ekonomi dunia mulai bergerak ke arah ekonomi hijau. Untuk itu, Indonesia harus segera menyesuaikan agar saat dunia hanya menerima produk-produk yang dihasilkan energi terbarukan, Indonesia sudah siap.

“Secepatnya kita harus mulai menggeser arah ekonomi kita sesuai dengan yang tadi akan kita bicarakan di G20,” jelasnya.

Baca :  Jokowi Dapat Rumah dari Negara Setelah Tak Jadi Presiden

Sementara itu, dalam transisi energi Indonesia juga memiliki kekuatan berupa sumber daya alam yang melimpah yang bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan energi hijau. Misalnya potensi hidro dari 4.400 sungai yang dimiliki negara Indonesia.

Jokowi mencontohkan, Sungai Mamberamo di Papua yang memiliki potensi menghasilkan listrik 24 ribu megawatt dan Sungai Kayan di Kalimantan Utara yang bisa menghasilkan antara 11 sampai 13 ribu megawatt.

“Baru dua sungai, kita memiliki, sekali lagi, 4.400 sungai. Geotermal belum diapa-apakan. Kekuatan kita 29 ribu yang baru sekarang ini baru terpakai kira-kira 2 ribuan, 10 persen belum ada. Inilah saya kira kesempatan-kesempatan yang kita miliki sehingga dalam rangka kompetisi bersaing dengan negara-negara lain kita memiliki kekuatan-kekuatan itu yang lama tidak kita sadari,” ungkapnya.

Baca :  Dukungan Mengalir, Haji Enday Siap Pimpin Kadin Bogor

Oleh sebab itu, dia meminta Kadin dalam Rapimnasnya mendetailkan lagi terutama yang berkaitan dengan reformasi ekonomi, reformasi struktural, dan pendampingan UMKM, serta transformasi ekonomi.

Dirinya ingin agar kebutuhan dan keinginan pelaku ekonomi di lapangan bisa sejalan dengan kebijakan yang telah dibuat oleh pemerintah.

“Tadi saya sampaikan juga mendetailkan lagi transformasi ekonomi kita menuju tadi green economy, green energy, green tourism, blue economy detailnya seperti apa menurut para pelaku. Yang dibutuhkan apa menurut pelaku dan keinginan-keinginannya seperti apa sehingga akan ketemu nanti. Ini ada kebijakan, ini ada implementasi pelaksanaan. Kalau dipertemukan akan menjadi sebuah kekuatan yang besar,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Umum Kadin Indonesia, Arsjad Rasjid, mengapresiasi kehadiran Presiden Jokowi beserta jajaran menterinya dalam Rapimnas Kadin tersebut.

Kadin juga mengapresiasi kerja keras Presiden dan pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19 dan menyatakan siap mendukung langkah pemerintah dalam memajukan ekonomi nasional.

Baca :  Presiden Sapa Peserta Vaksinasi Merdeka di Kampus IPB

“Investasi dan ekspor kita mencatatkan angka yang luar biasa dan juga penguatan ekonomi domestik. Kami siap mendukung langkah pemerintah memajukan ekonomi daerah dan nasional, terutama soal revisi UU Cipta Kerja, kunci menumbuhkan investasi, membuka lapangan pekerjaan dan menghilangkan kemiskinan,” ujar Arsjad dalam keterangan tertulis.

Hadir dalam acara Rapimnas tersebut antara lain Ketua MPR Bambang Soesatyo, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menko Bidang Marves Luhut Binsar Pandjaitan, Mensetneg Pratikno, Menkeu Sri Mulyani, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, dan Menaker Ida Fauziyah.

Selain itu hadir pula Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menkominfo Johnny G. Plate, Menteri KP Wahyu Trenggono, Menkop UKM Teten Masduki, Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso, dan Gubernur Bali Wayan Koster.

 

Reporter: Sally Sumeke
Editor: Aru Prayogi
Sumber: BPMI Setpres

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *