LEAD.co.id | Ratusan mahasiswa dari berbagai Universitas di Bogor yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Se-Bogor sebar dan tempel stiker di masa tenang. Stiker yang bertuliskan “Tolak Money Politik, Awasi dan laporkan aparat birokrat serta penyelenggara pemilu yang tidak netral” yang di pasang secara serentak di beberapa titik kota dan kabupaten Bogor (15/4/2019).
Hal tersebut dilakukan BEM Se-Bogor berdasarkan kepedulian terhadap pemilu serentak yang akan di laksanakan dua hari lagi. Mengingat banyaknya potensi pelanggaran yang dilakukan oleh para tim pemenangan dengan melakukan money politik, hal itu lumrah terjadi pada masa tenang.
Koordinator BEM Se-Bogor, Iqbal Habibi menuturkan, akan banyak potensi pelanggaran yang dilakukan oleh oknum pejabat dengan mengarahkan masyarakat agar memilih salah satu calon atau mengarahkan ke caleg dari partai tertentu.
“Yang membuat kita miris itu banyak oknum penjabat yang ikut dalam money politik ini, seharusnya sebagai pejabat harus bersikap netral tanpa mengarahkan masyarakat untuk memilih salah satu paslon atau mengarahkan ke calegnya,” ujarnya kepada wartawan.
Menurut Iqbal Habibi, Gerakan ini bertujuan sebagai tamparan bagi aparat birokrat untuk dapat bersikap netral tanpa mengarahkan masyarakat.
“Kami dari BEM Se-Bogor juga mengharapkan pemilu ini aman dan damai, paslon Capres dan Cawapres serta seluruh Caleg atau timsesnya dapat menjaga ini tanpa intrik pelanggaran seperti money politik. Serta mengajak dan mengingatkan masyarakat untuk ikut mengawasi para pejabat yang melakukan kecurangan tersebut,” pungkasnya. (AP)





