Katakan Tidak untuk People Power dalam Kemenangan Demokrasi

157
0

Oleh : R. Saddam Al Jihad (Ketua Umum PB HMI 2018-2020)

Akhir-akhir ini kita terlalu kaku dalam sebuah mekanisme demokrasi, seakan-akan tarik menarik akan menimbulkan karet demokrasi putus, yang karetnya sedikit akan kecewa dan seakan-akan mengembangkan wacana People Power.

Sebuah wacana yang secara bahasa ini salah dalam sebuah momentum demokrasi. Kita memahami demokrasi menurut Abraham Lincoln adalah dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat.

Sehingga sulit rasanya sebuah kemenangan demokrasi dari proses formal demokrasi yaitu pemilu yang sudah ada wasitnya KPU yang berasal dari elemen rakyat juga dalam hal ini ditabrakkan pada sebuah wacana People Power, sehingga bahasa People Power yang didengungkan sebagian elit adalah sebuah anomali berdemokrasi.

Baca :  Meresahkan, Ketua PCNU Kab Bogor Tolak Aksi People Power

People Power adalah sebuah gerakan sosial yang berdasarkan permasalahan sosial sehingga terjadi gejolak sosial yang akhirnya bergerak, sedangkan diskursus Pemilu adalah momentum proses demokrasi yang menjadi landasan untuk legitimasi sebuah kemenangan demokrasi, subjek dari sebuah kemenangan demokrasi adalah pengakuan terhadap proses yang ditetapkan oleh wasit pemilu yaitu KPU.

Mari bersama sama kita merasakan sebuah kemenangan bersama, bukan menyoal 01 dan 02 tapi menyoal kemenangan demokrasi adalah kemenangan bersama. Dan People Power pasca pemilu adalah sebuah antitesis yang anomali atau dengan kata lain tergesa-gesa dan tidak dewasa dalam sebuah mekanisme demokrasi. Oleh karena nya dengan akal sehat seharusnya secara universal kita bersama-sama menolak People Power karena ini membuat kegaduhan Politik dan unproduktif dalam sebuah mekanisme demokrasi.

Baca :  Narasi Poltik Tantangan Demokrasi Elektoral 2019

Menolak people Power adalah sebuah keniscayaan berdemokrasi sebagai kemenangan rakyat, sehingga menyukseskan pemilu adalah sebuah keniscayaan kemenangan demokrasi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here