LEAD.co.id | Hari Disabilitas Internasional atau HDI 2020 setiap 3 Desember menjadi momentum untuk mengajak masyarakat lebih peduli terhadap difabel, sesuai dengan tema HDI 2020 “Not All Disabilities Are Visible”.
Hal itu disampaikan oleh Hasan Basri, Pendiri sekaligus Ketua Yayasan Penyandang Disabilitas usai peringatan HDI 2020, di Jalan Kedongdong, Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, pada Sabtu (5/12/2020).
Rangkaian acara dalam peringatan HDI 2020 di Kota Bogor kali ini berbeda tentunya, karena terbentur dengan situasi Covid-19. Acara secara resmi dibuka oleh Kadinsos Kota Bogor sekaligus penyerahan secara simbolis alat bantu jalan (Kruk) dan matras.
Menurut Hasan, saat ini para difabel masih butuh eksistensi dimasyarakat, karena masih cenderung dipandang sebelah mata dalam hal apapun. Padahal, sudah banyak komunitas disabilitas yang bergerak, namun sebagian besar keluarga mereka tidak percaya diri.
Menurutnya, potensi insan berkebutuhan khusus belum dimaksimalkan di dunia usaha maupun organisasi. Seyogyanya harus sudah ada kesetaraan diberbagai bidang pekerjaan karena masih banyak perusahaan yang sangat selektif memilih orang untuk menjadi karyawan, apalagi dengan keterbatasan mental dan fisik.
“Di tempat kami yang terdata dari total kurang lebih secara global 2000 orang para difabel, dan sekitar 900 difabel yang aktif dan terjangkau oleh kami dengan mengikuti kegiatan disini dari wilayah Kota Bogor,” ungkap dia.
Kadinsos Kota Bogor, Anggraeny Iswara menuturkan, pada prinsipnya Pemkot Bogor mendukung setiap disabilitas berkegiatan asal yang sifatnya positif. Pihaknya berharap, disabilitas terus berkarya meskipun dengan keterbatasan.
“Tetap jadi warga disabilitas yang unggul, tangguh dan penuh semangat,” tegas Anggraeny usai membuka perngatan HDI 2020.
Dia juga menyatakan bahwa, disabilitas mempunyai hak yang sama dengan non disabilitas, yaitu dalam akses kesehatan, pendidikan, kesejahteraan, hak hukum dan politiknya sebagaimana diamanatkan dalam UU disabilitas.
“Kita akan terus membenahi sarana dan prasarana disabilitas menuju sarana dan prasarana ramah disabilitas,” pungkasnya.





