Jokowi: Kita harus Bersatu Melawan Terorisme

0
Presiden Jokowi, Jalan Tol, Tangerang Selatan, Tangsel, Terorisme
Presiden Jokowi meresmikan jalan tol Serpong-Cinere ruas Serpong-Pamulang dan jalan tol Cengkareng-Batu Ceper-Kunciran, Tangsel, Banten, pada Kamis, 1 April 2021 [File: Muchlis Jr/ BPMI Setpres]

LEAD.co.id | Presiden Jokowi meminta masyarakat untuk tenang, waspada dan bersatu untuk melawan terorisme. Pernyataan Jokowi merespon aksi terorisme yang terjadi di area Markas Besar Polri, pada Rabu, 31 Maret 2021 kemarin.

Pihak Polri telah mengungkap terduga teroris di Mabes Polri bernama ZA, seorang perempuan berideologi radikal ISIS yang melakukan aksi sendiri atau lone wolf. Jokowi menegaskan bahwa, tidak ada tempat bagi terorisme di Indonesia.

“Saya tegaskan sekali lagi tidak ada tempat bagi terorisme di Tanah Air!,” tegas Jokowi saat meresmikan jalan tol di Gerbang Tol Pamulang, Tangerang Selatan, pada Kamis (1/4/2021).

Baca :  Filipina Sebut Pelaku Bom Berasal dari Indonesia

Presiden Jokowi juga meminta kepada seluruh masyarakat di seluruh pelosok Tanah Air agar tetap tenang, waspada, serta senantiasa menjaga persatuan. Dirinya mengaku telah memerintahkan segenap jajaran terkait untuk meningkatkan kewaspadaan terkait aksi terorisme ini.

“Kita semua harus bersatu melawan terorisme,” tegas Jokowi. “Saya juga telah perintahkan kepada Kapolri, Panglima TNI, dan Kepala BIN untuk meningkatkan kewaspadaan,” ungkapnya menambahkan.

ZA merupakan warga Ciracas, Jakarta Timur, berusia 25 tahun, pernah kuliah di sebuah Perguruan Tinggi swasta namun drop out di semester V. Kepolisian tidak menyebut secara detil kampus mana tempat ZA kuliah.

Baca :  Presiden Jokowi Buka Munas dan Mukernas Alim Ulama PKB

“Bernama ZA (25), alamat di jalan Lapangan Tembak, Kelapa Dua Wetan, Jakarta Timur. Berdasarkan face recognation, sesuai,” sebut Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam konferensi pers.

Kapolri mengungkapkan bahwa, saat dilakukan penggeledahan di kediaman ZA, Densus 88 menemukan sepucuk surat wasiat yang ditujukan kepada orang tua pelaku.

“Ditemukan di rumahnya surat wasiat, dan ada kata-kata di WAG keluarga, kalau yang bersangkutan akan pamit,” beber Kapolri.

Sebelumnya diberitakan, ZA telah melakukakan penyerangan di Mabes Polri pada Rabu (31/3) sekitar pukul 16.30 WIB. Dia menodongkan dan melepaskan tembakan ke arah petugas hingga tewas di lokasi usai terjadi baku tembak.

Baca :  Pasangan Gubernur Kaltara dan Sulut Resmi Dilantik

Kapolri menjelaskan, ZA masuk melalui pintu belakang Mabes Polri melewati pos penjagaan. Kepada petugas, perempuan tersebut menanyakan kantor pos yang berada di Mabes Polri.

Meski telah terjadi aksi teror, Kapolri meminta agar jajaran Kepolisian tetap memberikan pelayanan maksimal terhadap masyarakat namun meningkatkan pengamanan di seluruh tingkatan.

“Tingkatkan keamanan di markas komando maupun yg bertugas di lapangan,” pungkas Kapolri.

Reporter: M Ikhsan
Editor: Aru Prayogi
Sumber: BPMI Setpres, Div Humas Polri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here