Mudik Dilarang, Pemerintah Dukung Usaha Tetap Berjalan

0
Larangan Mudik, Pemerintah, Muhadjir Effendy, Usaha, Pariwisata, Sandiaga Uno
Menko PMK Muhadjir Effendy saat diskusi bersama Menparekraf Sandiaga Uno di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, pada Kamis, 1 April 2021 [File: Kristian S/ Kemenko PMK]

LEAD.co.id | Pemerintah menyatakan telah memiliki rangkaian program untuk mempertahankan usaha masyarakat dan menggerakkan sektor industri pariwisata seiring diterapkannya kebijakan larangan mudik lebaran 2021.

Larangan mudik lebaran ini diberlakukan mulai tanggal 6 sampai 17 Mei 2021 yang bertujuan untuk menekan penyebaran Covid-19. Kebijakan ini dikhawatirkan akan berdampak sektor ekonomi masyarakat, khususnya industri pariwisata.

Pemerintah menyatakan, kebijakan peniadaan mudik ini akan dibarengi dengan upaya untuk tetap menggerakkan sektor ekonomi nasional, termasuk pengembangan pariwisata dan industri kreatif di daerah.

“Tadi sudah ada pembicaraan pasti untuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah mengenai peniadaan mudik. Tetapi tetap, nadi usaha tetap harus terus berdenyut tidak boleh berhenti,” ujar Menko PMK Muhadjir Effendy.

Pernyataan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy ini disampaikan usai diskusi bersama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, pada Kamis (1/4/2021).

Baca :  Pemerintah Tetapkan Larangan Mudik di Tengah Pandemi COVID-19

Pada diskusi tersebut, Sandiaga Uno mengaku telah menyiapkan stimulus bagi pelaku usaha sektor parwisata, ekonomi kreatif dan industri perfilman yang didorong oleh dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Produk-produk wisata yang disiapkan ini mengacu pada kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala Mikro. Sandi menyebut, akan ada wisata-wisata di kota besar untuk memudahkan masyarakat karena tidak dapat mudik.

“Akan ada juga produk-produk ekonomi kreatif yang bisa menggantikan kehadiran fisik mereka di kampung halaman, seperti produk kuliner ataupun fesyen,” sebut Sandiaga dalam keterangan pers.

Sedangkan untuk mendukung pengembangan industri perfilman nasional, Menko PMK dan Menparekraf sepakat untuk mendorong lahirnya film-film berbasis etnografi yang menonjolkan kebudayaan berbagai suku di Indonesia.

Baca :  Korlantas Polri Persilahkan Mudik Lebaran Sebelum 6 Mei

Muhadjir mengaku mendukung inisiatif Menparekraf untuk menggerakkan dan menghidupkan staycation atau istilah berlibur di sekitar rumah dengan menjaga protokol kesehatan (Prokes). Karena, selain untuk mengobati keinginan masyarakat, juga akan menggerakkan ekonomi di daerah setempat.

Selain itu, dirinya juga mendorong pemberian insentif kepada para pelaku usaha di sektor pariwisata untuk memastikan masyarakat kelas menengah tidak terpuruk akibat kebijakan larangam mudik lebaran di bulan Mei mendatang.

Meski demikian, ia menekankan pentingnya pengembangan pariswisata terkait kebudayaan. Program pariwisata budaya dinilai menjadi salah satu sektor andalan untuk program pariwisata nasional lantaran Indonesia memiliki kekayaan potensi wisata budaya yang tak ternilai di dunia.

“Program Menparekraf itu ada yang beririsan dengan tanggung jawab saya di sektor budaya. Hal ini tentu juga harus kita dukung dan terus kita kembangkan,” tandas Menko PMK.

Baca :  Persiapan Mudik Lebaran, DPR RI Gelar Rapat Dengar Pendapat

Kebijakan larangan mudik ini berdasar data Satgas Covid-19 bahwa, libur Idul Fitri tahun lalu telah mengakibatkan kenaikan rata-rata jumlah kasus harian 68-93% dengan penambahan kasus harian 413-559 serta jumlah kasus mingguan berkisar 2.889-3.917. Sedangkan, persentase kematian mingguan antara 28-66% atau sebanyak 61-143 kasus kematian.

Atas hal itu, saat memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi Tingkat Menteri Persiapan Idul Fitri 1442 Hijriah pada Jumat (26/3), Muhadjir menyatakan perlunya langkah-langkah tegas dalam menanggulangi masalah peningkatan kasus Covid-19. Khusus kali ini, yaitu menjelang masa libur dan cuti bersama Idul Fitri 1442 Hijriah.

“Kita harus lakukan langkah tegas agar hal itu tidak terulang kembali,” Sebut Muhadjir memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi di Kantor Kemenko PMK.

Reporter: M Ikhsan
Editor: Aru Prayogi
Sumber: Puput M/ Kemenko PMK

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here