Kapolri Perintahkan Gandeng Warga NU untuk Gelar Vaksinasi Massal

oleh -236 views
Kapolri, Warga NU, PBNU, Vaksinasi Covid-19
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj saat meninjau kegiatan vaksinasi massal, di Yayasan Al-Mahbubiyah, Jakarta Selatan, pada Rabu, 7 Juli 2021 [File: Div Humas Polri]

JAKARTA (LEAD.co.id) – Kapolri telah menginstruksikan kepada seluruh jajarannya agar menggandeng seluruh warga Nahdlatul Ulama (NU) di Indonesia untuk menggelar vaksinasi massal. Instruksi itu dalam rangka mempercepat akselerasi Herd Immunity yang ditargetkan oleh Pemerintah Republik Indonesia (RI)

“Jadi kerjasama ini tidak hanya berbatas hanya di pusat pak, tapi di seluruh wilayah Indonesia dimana NU berada. Kami sudah perintahkan kepada seluruh jajaran kami untuk bisa kerjasama,” sebut Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Instruksi Kapolri ini disampaikan saat meninjau kegiatan vaksinasi massal bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Ketua Umum PB NU, KH Said Aqil Siradj, di Yayasan Al-Mahbubiyah, Cilandak Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada Rabu (7/7/2021).

Baca :  PB HMI Apresiasi Reaksi Cepat Kapolri Tangani Kasus Djoko Tjandra

Vaksinasi massal untuk mempercepat terciptanya Herd Immunity atau kekebalan kelompok terhadap virus corona itu diselenggarakan berkat kerjasama dengan TNI, Polri dan Pengurus Wilayah NU (PWNU) DKI Jakarta di Yayasan Al-Mahbubiyah.

“Yang kami hormati Ketum PBNU Pak Said Aqil. Terima kasih pak, kami bersama Panglima lanjutkan rencana akselerasi percepatan vaksinasi, dan alhamdulillah hari ini kami bisa laksanakan kerjasama dengan NU,” kata Kapolri.

Dengan adanya kerjasama dengan NU se-Indonesia, Jenderal Sigit optimis bahwa, target Pemerintah untuk menciptakan kekebalan kelompok dapat berjalan dengan sebagaimana telah ditargetkan.

Baca :  Tinjau Minyak Goreng di Wonokromo, Kapolri Tak Mau Warga Kesulitan

“Sehingga akselerasi percepatan pun untuk mencapai target pemerintah di akhir Juli ini diharapkan bisa masuk, kalau kemarin di awal Juli 1 juta, mungkin di akhir Juli dan Agustus bisa masuk jadi 2 juta. Kemudian selanjutnya Oktober dan November juga bisa dilaksanakan 3 juta sehari,” harapnya.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto juga menyampaikan apresiasi kepada pihak NU karena mau terlibat aktif dalam program vaksinasi massal guna mempercepat terwujudnya Herd Immunity.

“Alhamdulillah, hari ini kami melaksanakan program Pemerintah yaitu vaksinasi nasional yang dilaksanakan secara serentak,” ujar Hadi.

Baca :  Kapolri Listyo Sigit dan Api-Api Kecil yang Musti Dipadamkan

Sementara itu, Ketum PBNU Said Aqil mengapresiasi kerja keras dari jajaran TNI-Polri, yang melakukan akselerasi Herd Immunity untuk warga Indonesia dalam menghadapi virus corona.

Ia menyatakan siap dan bakal selalu mendukung vaksinasi massal. Hal ini, menurutnya sebagai wujud pengabdian terhadap bangsa dan negara.

“Kerja kerja kita lillahi ta’ala sebagai Ormas Keagamaan, kemasyarakatan tanpa pamrih, betul-betul pengabdian bagi bangsa dan negara. Terutama bekerjasama dengan pihak terkait, dalam rangka bertanggung jawab kepedulian bersama,” tutup Said Aqil.

Reporter: M Ikhsan
Editor: Aru Prayogi
Sumber: Div Humas Polri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *