Kasus Covid-19 Bertambah, IKAPPI Ajak Selamatkan Pasar

0
Pasar, IKAPPI, Covid-19
DPP Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI)

LEAD.co.id | Ikatan Pedagan Pasar Indonesia (IKAPPI) mengungkapkan adanya penambahan jumlah kasus Covid-19 di Pasar Tradisional. Pihaknya mengajak semua pihak bersama-sama menyelamatkan pasar dari penyebaran Covid-19.

Ketua DPP IKAPPI Bidang Keanggotaan Dimas Hermadiyansyah, menjelaskan, data IKAPPI menunjukkan adanya penambahan kasus covid-19 di Pasar sebanyak 44 positif dan sebanyak 3 meninggal dimana kasus positif sebelumnya sebanyak 529 orang, dan meninggal sebanyak 29 orang.

Dengan bertambahnya kasus Covid-19 di Pasar yang kini mencapai 573 orang positif dan 32 orang meninggal yang tersebar di 110 pasar seluruh Indonesia, maka IKAPPI benar-benar berharap semua pihak baik itu Relawan, BUMN, Pemda/BUMD, Organisasi Masyarakat, Kepemudaan dan Perusahaan Swasta untuk bersama-sama menyelamatkan pasar dari penyebaran Covid-19 dengan berkolaborasi bersama kami.

Baca :  Terbakar, Satgas Yonif 755 Kostrad Bangun Kembali Pasar Dolog Asmat

Hal ini penting karena besarnya jumlah pasar tradisional yang tersebar di seluruh indonesia mencapai 13.450 pasar, dari jumlah tersebut menampung sebanyak 12,3 juta pedagang belum termasuk para pemasok barang, PKL, kuli panggul serta jejaring rantai di pasar tradisional. Belum lagi dilihat dari nilai ekonomi yang berputar di Pasar tradisional seluruh Indonesia mencapai triliunan rupiah perhari, ungkap Dimas.

Dengan terus bertambahnya temuan kasus positif Covid-19 di Pasar tradisional, maka mata pencaharian 12 juta lebih pedagang terancam hilang. Oleh karena itu, Pelaksanaan Protokol Kesehatan di Pasar harus secara intensif disosialisasikan serta pelaksanaan program bantuan penyediaan Masker maupun hand sanitizer untuk pedagang serta penyemprotan disinfektan secara rutin disaat pasar berhenti beroperasi.

Baca :  Tim Seleksi Direksi PD PPJ Umumkan Sembilan Besar Hasil UKK II

IKAPPI sendiri sedang dan terus berikhtiar melakukan langkah-langkah koordinasi dan sinergi dengan pihak terkait agar ada peran serta dari seluruh komponen masyarakat untuk ikut bergotong royong melawan Covid-19 di pasar tradisional.

Pihaknya akan membentuk Satgas IKAPPI untuk Penanggulangan Penyebaran Covid (SIGAP Covid-19) di Pasar Tradisional yang dimulai di DKI Jakarta sebagai project percontohan. Percontohan tersebut b erdasar berbagai rujukan penerapan protokol kesehatan yang telah dipelajari di pasar bendo trenggalek, pasar kota salatiga, pasar raya padang dan beberapa pasar lain di Indonesia,

Baca :  Dampak Corona, Harga Bahan Pokok di Bogor Meroket

“Kita berharap agar kita bisa bersama-sama menjaga agar pasar aman dan nyaman untuk di kunjungi serta mata pencaharian 12 juta lebih masyarakat yang menggantungkan hidup di pasar tradisional terselamatkan”, tutup Dimas.

Reporter: Sally Sumeke
Editor: Aru Prayogi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here