Komunitas RKPK Bersihkan Sampah di Sungai Ciliwung

0
Komunitas, RKPK, Sampah, Sungai, Ciliwung
Komunitas RKPK saat memersihkan sampah di sungai Ciliwung, Kota Bogor, Sabtu (3/10/2020).

LEAD.co.id | Para seniman jalanan yang tergabung dalam komunitas Rumah Kreatif Penghuni Kolong (RKPK), membersihkan sampah di sungai Ciliwung, Kota Bogor, pada Sabtu (3/10/2020). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka merayakan Milangkala RKPK (hari jadi) yang ke -7 tahun.

Rangkaian kegiatan yang bertema ‘Do’a Kami untuk Negri’ ini diantaranya, berdoa bersama dan bersih – bersih sampah di sungai Ciliwung, pertunjukan Musikalisasi Puisi dan Seni Lukis, serta diskusi budaya dan lingkungan hidup.

Saat di temui tim Lead.co.id, Jajang Ahyad Hapidin yang menjadi Ketua pelaksana kegiatan menuturkan, keluarga besar peseni jalanan yang tergabung dalam komunitas RKPK selalu ingin memberikan yang terbaik bagi Kota Bogor, salah satunya dengan mengadakan doa bersama di acara milangkala ke 7 ini.

Baca :  Satpol PP Bogor Gelar OTT Pembuang Sampah Sembarangan

“kami para peseni jalanan yang notabene sering dianggap sebelah mata oleh kebanyakan orang, ingin juga memberikan yang terbaik bagi Kota Bogor di masa pandemi ini, walaupun hanya bentuk doa”, ungkap Bojay panggilan akrabnya.

Di lokasi yang sama, Adit jawa yang juga anggota komunitas RKPK menyampaikan terimakasih kepada pihak yang berkerjasama diantaranya Disparbud Kota Bogor, Keboenkami, Komunitas Pemuda kalibata (Kompak), Bikers Brotherhood 1% MC-Check Point Bogor, Forum aliansi seniman jalanan (folusi senja ), Dapur Pelukis Bogor, Coklat Culture, SMP Regina Pacis, Paguyuban Pengusaha Karaoke dan Cafe (Paus Bakar), Komunitas Kebudayaan Kota Bogor (Karuhun), Mico Eco Print, SMP AL-Mustarih, Komunitas Pecinta Sungai Ciliwung, dan elemen lainnya.

Baca :  Sambut HUT RI, Komunitas Turun Tangan Bali Bagikan Nasi Ke Dhuafa

“Terimakasih untuk semua pihak yang sudah membatu kami baik materi atau apapun bentuknya, kami merasa bersyukur, bahwa kami masih bisa berbuat sesuatu di masa pandemi ini, dan cara kami berdoa ya dengan sebuah karya yang kami bisa,” ungkapnya.

Rangkaian acara ini ditutup oleh penampilan musikalisasi puisi oleh Aliansi karinding Alam (akal), Tarawangsa, dan penampilan Marjinal ini meninggalkan kesan bahagia dan semangat baru bagi para peseni jalanan unuk lebih baik berkarya.

Reporter: Yudi Setiawan
Editor: Aru Prayogi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here