BELANDA (LEAD.co.id) – Sebanyak 36 varietas kopi yang mewakili produk dari 22 petani di Indonesia menerima sertifikat pengakuan dari Coffee Cupping International, pada 13 Desember 2021. Hal itu diharapkan dapat meningkatkan ekspor kopi Nusantara di pasar international,
Acara bertajuk Coffee Cupping International Certificate Awarding 2021 ini digelar secara virtual. Kegiatan tersebut merupakan kelanjutan dari kegiatan Indonesia Coffee Cupping, pada 2 September 2021, di Den Haag, Belanda.
Duta Besar Indonesia untuk Belanda, Mayerfas mengatakan, penyerahan sertifikat serta upaya promosi ini merupakan langkah strategis untuk dapat meningkatkan ekspor kopi di pasar internasional, khususnya di Belanda.
Dengan penyerahan sertifikat tersebut, produksi kopi nusantara yang kaya akan keunikan dan profil rasa yang bervariasi itu diharapkan dapat bersaing di pasar Eropa, bahkan dunia.
Mayerfas juga menyampaikan pentingnya kerja sama antar seluruh pihak untuk terus mendorong ekspor kopi nasional.
“Hal ini tidak dapat dilakukan melalui promosi produk kopi saja, melainkan juga harus didukung dengan peningkatan kualitas kopi Indonesia yang optimal,” ujar dia dalam keterangan pers di situs Kemlu, pada Jumat (17/12/2021).
Indonesia saat ini merupakan produsen kopi terbesar ke-4 dunia. Pada 2020 terdapat peningkatan produksi sebesar 14% dari tahun sebelumnya, yakni dari 660 ribu ton menjadi 754 ribu ton kopi.
Dari sekitar 1,2 juta hektar perkebunan kopi, mayoritas dimiliki oleh petani skala kecil. Sebagian besar produksi ini kemudian dipasarkan ke pasar internasional, termasuk Belanda sebagai salah satu tujuan ekspor potensial.
Nilai ekspor kopi Indonesia ke negara kincir angin pada 2020 mencapai 5,6 juta USD, dengan kenaikan tren sebesar 23,4% dalam 5 tahun terakhir.
Nilai itu sangat kecil mengingat Belanda menjadi salah satu negara dengan tingkat konsumsi kopi tertinggi di Eropa dan Dunia dengan rata-rata konsumsi 8,3 kg per kapita atau sekitar 4 gelas per harinya.
Mayerfas mengatakan, acara ini merupakan komitmen KBRI Den Haag dalam membangun kerja sama dan kolaborasi antar berbagai pihak untuk terus meningkatkan kualitas kopi Indonesia.
Terlebih pada masa sulit akibat pandemi Covid-19, kegiatan diharapkan Kopi asal Indonesia dapat berkompetisi dalam pasar Internasional.
Reporter: Sally Sumeke
Editor: Aru Prayogi
Sumber: KBRI Den Haag via Kemlu





