MESIR (LEAD.co.id) – KBRI Kairo menfasilitasi transaksi dagang produk Kopi antara pelaku usaha Indonesia dengan pengusaha Mesir sebagai upaya meningkatkan volume ekspor. Hal itu karena permintaan Kopi di Mesir semakin meningkat.
Atas meningkatnya permintaan itu, Duta Besar Indonesia untuk Mesir, Lutfi Rauf menekankan pentingnya para pelaku usaha untuk menjaga kualitas dan ketersediaan produksi kopi, serta perhatian untuk menjaga rantai pasok kopi ke Mesir.
“Tahun 2022 ini genap 75 tahun terjalinnya hubungan bilateral Indonesia-Mesir sehingga saat ini adalah momentum yang tepat guna mempererat peningkatan hubungan ekonomi perdagangan Indonesia-Mesir,” kata Lutfi Rauf saat transaksi dagang kopi di Ruang Utama KBRI Kairo, Mesir, pada Selasa (4/1/2022).
Perusahaan Mesir Egypt Coffee Export (Moca Coffee) telah membeli kopi Indonesia dari PT Aka Azhariyah Group. Moca Coffee mengawali trial order sebanyak 40 ton, setelahnya dilanjutkan repeat order sebanyak 10 kontainer per bulan selama tahun 2022.
Dengan demikian, kata Lutfi, potensi transaksi yang dapat dibukukan selama satu tahun dapat mencapai lebih dari USD 5 juta atau di atas Rp 70 miliar.
Perwakilan Marketing Internasional PT Aka Azhariyah Group berterima kasih atas dukungan dan fasilitasi KBRI Kairo dalam mempromosikan dan menegosiasikan produk kopi unggulan Indonesia.
Berdasar data BPS, pada bulan Januari-November 2021 ekspor kopi Indonesia ke Mesir bernilai USD 109,80 juta, naik 67,40 persen dibanding dengan periode yang sama tahun lalu sebesar USD 65,59 juta.
Hal itu membuktikan tingginya permintaan produk kopi di Mesir. Sehingga, tambah Lutfi, perlu upaya dan strategi berkelanjutan untuk mempertahankan posisi Indonesia di pasar kopi Mesir.
Sebelumnya, empat eksportir kopi Indonesia telah menanda-tangai kesepakatan baru dengan total nilai Rp 366,7 miliar di Kairo, Mesir dari gelaran tur promosi Kementerian Pertanian (Kementan) ke 10 negara melalui One Day with Indonesian Coffee, Fruits, and Floriculture (Odicoff).
“Alhamdulilah, dengan kualitas dan rasa yang khas, kopi kita baik robusta maupun arabica makin digemari,” kata Kepala Karantina, Bambang saat membuka acara promosi Odicoff, di Hotel Grand Nile Tower, Kairo, Mesir, pada Senin (29/11/2021).
Odicoff, merupakan upaya Kementan untuk memacu nilai ekspor pertanian melalui kegiatan tur promosi. Hal ini sejalan dengan gagasan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo untuk meningkatkan nilai ekspor pertanian.
Reporter: Jhonie
Editor: Aru Prayogi
Sumber: KBRI Kairo





