Pandu Rahayu, Petani Milenial Sukses Menjadi Enterpreneur P4S

0

LEAD.co.d|Berawal dari tahun 2004, Pandu Rahayu memulai untuk memelihara kambing jenis Peranakan Etawa. Hibah dari orang tuanya itu menjadi titik awal bagi usaha yang dia tekuni sampai saat ini. Bimbingan yang terus dilakukan oleh ayahnya, seorang Pandu yang saat itu masih SMP mampu mencetak kambing-kambing Juara sampai saat ini. Hal itu tidak terlepas dari dukungan dan bantuan dari beberapa pihak, termasuk Orang tua dan saudaranya.

Jerih payah yang dilakukan lebih dari 5 tahun membuahkan hasil pada saat tahun 2009, kambing Peranakan Etawa dari Tasikmalaya selalu menjadi juara dalam Kontes Ternak Jawa Barat. Karena prestasinya, sehingga banyak orang yang tertarik dengan Kambing Peranakan Etawa untuk berkunjung ke Kandang milik Pandu dan keluarganya itu sebagai Pusat Pelatihan Pertanian Perdesaan Swadaya (P4S) yang diberi nama P4S As-Salam.

Kambing Peranakan Etawa juga menjadi modal untuk kelulusannya dari Universitas Siliwangi, yang mengangkat judul skripsi ” Kambing Peranakan Etawa ” maka pada tahun 2011 diwisuda dan meraih Gelar S.Pd.

Baca :  Peran Vital Penyuluh Mewujudkan Sejuta Petani Milenial

P4S harus ditumbuh kembangkan menjadi lembaga swadaya yang mandiri dan SDMnya memiliki kompetensi dibidangnya, serta dapat dijadikan contoh bagi petani disekitarnya, hal ini disampaikan Kapuslat Ir. Bustanul AC M.D.M. As-Salam tidak hanya hanya di usaha Peternakan saja, tapi bergerak juga di usaha pertanian tanaman pangan dan hortikultura serta di bidang pengolahan hasil pertanian.

P4S Agribisnis As-Salam memiliki beberapa bidang , yaitu bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian yang di ketuai oleh Bapak H. Abun Ruskendar S.pt.,M.P., kemudian bidang Peternakan yang di Ketuai oleh Panji Santosa, S.Si, Bidang Tanaman Pangan dan Holtikultura yang di Ketuai oleh Dadan Ridwan, S.Pd.I, serta bidang-bidang yang lainnya.

Baca :  DPR RI dan LAPMI Dukung Penyelenggaraan Asuransi Pertanian

Atas Semangatnya menciptakan pangan organik, maka pada tahun 2015 Pandu Rahayu mendapatkan Sertifikat Kompetensi dari BNSP di Bidang Inspektur Peternakan Organik, dan hal itu yang membuat P4S Agribisnis As-Salam menjadi acuan peternakan Organik dari Tasikmalaya.

P4S Agribisnis As-Salam dalam perjalanannya terus menjadi lembaga yang berkembang dan menjadi acuan belajar bagi masyarakat petani di Tasikmalaya, lembaga tersebut tidak hanya melayani para petani dan peternak yang sudah berkecimpung lama di dunia pertanian, tapi juga banyak membimbing para petani peternak pemula yang masih awam dalam dunia pertanian . Pada tahun 2016 P4S Agribisnis meraih dua penghargaan Nasional yang langsung di serahkan oleh Menteri Pertanian dan Presiden, yaitu Menjadi Juara 1 Lomba Kelompok Nasional Kategori Manajemen Peternakan Kambing dan Domba, serta Mendapatkan Anugerah Adhikarya Pangan Nusantara di Istana Negara.

Baca :  Agrokreasi Pusat Pelatihan Petani Milenial Berperan Strategis

Prestasi P4S Agribisnis As-Salam semakin berkembang, pada tahun 2016 juga P4S Agribisnis As-Salam bisa naik kelas nya, yang mana dari kelas Pratama menjadi kelas Madya.

Dengan kelas Madya, nama P4S Agribisnis As-Salam semakin di kenal banyak orang dan lembaga-llainnya, yang menjadi daya tarik mahasiswa untuk membuat penelitian skripsi di P4S ini, sudah banyak para mahasiswa yang meraih gelar sarjananya dari hasil penelitian di P4S Agribisnis As-Salam.

Banyaknya kiprah dan pengabdian pada masyarakat, dari Kementerian Pertanian di bawah Badan SDM Pertanian, dengan itu Pandu Rahayu sebagai ketua P4S Agribisnis As-Salam di tunjuk menjadi P4S prestasi nasional tahun 2018, dan di undang untuk mengikuti Upacara Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI yang ke 73 di Istana Negara kemudian dilanjutkan dengan Bersilaturahmi bersama Presiden di Istana Negara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here