Pulang Kampung yang Membahagiakan

oleh -1,165 views

Alhamdulillah, sungguh menyenangkan dan membahagiakan adanya event Pulkam (pulang kampung) ke Cerenti tanggal 23-28 Juni 2022 yang lalu, terutama menghadiri pesta perkawinan (bagholek) cucuku yang cantik dan anak yatim bernama Alfanny Yusra binti Alfian Lukman (nama panggilannya Fani), dipersunting Arif, jejaka dari daerah Bondowoso-Jawa Timur, kini ASN di BSN Jakarta.

Acara pestanya berlangsung hikmat, meriah dan menghibur. Ada beberapa atraksi seni budaya mulai seni budaya masyarakat adat tradisional Cerenti seperti Acara pertemuan niniak-mamak; acara Akad-nikah pasangan penganten, hiburan BerZikir “tawak-tawak” Badontuang / bazanzi-shalawat nabi, Cacak Inai pasangan penganten/Saweran dari internal dunsanak (kerabat), acara Sasembahan dengan melantunkan ayat-ayat suci Al Quranul kariem, jemput Tabak (kue tradisional pemberian “ughang bako”) ke beberapa desa, hingga Musik modern Nasyid dengan olah vokal yang luar biasa 3 orang pemainnya yang disewa khusus.

Baca :  Lesson Learned Jaluar Untuang Sakato Tuah Nagori Tg Medan Cerenti, Kuansing

Saya pun ikut bernyanyi, mendendangkan 6 lagu lama untuk menghibur para tamu undangan pesta perkawinan saat itu. Para dunsanak (kerabat) berkumpul, bersua muka, bersenda gurau dan melepas rindu yang sekian lama tak bertemu. Ada beberapa orang family keturunan Haji Arsyad bin H. Kahar dari perantauan berdatangan. Subhanallah, suasana guyup, hidup rukun, harmoni dan damai menyelemuti keluarga besarku.

Selama berada di kampung lk 5 hari yang lalu, saya bersama istri dan anakku si bungsu Fathia Nurul Izzah (17) menyempatkan mendatangi, bersilaturrahmi dengan sanak famili di rumahnya di desa-desa. Juga berkumpul di kedai Kopi dengan para sahabat, sambil mengobrol-ngobrol (bahasa Cerentinya “maotah-otah, babual-bual” ngaro-ngidul) sambil menyeruput kopi dan mencicipi kue-kue dan mie goreng “bang Aam” yang lezat itu, yang telah menjadi langganan kulinerku jika Pulkam ke Cerenti.

Baca :  Sudah Saatnya Kita Peduli Melestarikan Warisan Sejarah Kuansing

Kesempatan bereuni di kedai kopi Pasar Cerenti, yang amat langka, bisa bertemu dengan para sahabat dan senior lama, yang puluhan tahun tak bersua muka dan bersilaturrahmi. Sungguh menyenangkan, bertemu kali ini dengan teman sekelas dan kakaj kelas (senior) di SD/Madrasah Mualimin Muhammadyah dan SMPN Cerenti, tempo doeloe.

Alhamdulillah, perhatian anak kemekandaku juga sangat baik dan ramah.
Saya bersama keluarga selama dalam perjalanan pulang dan kembali dari kampung sangat dimudahkan, dengan disediakan sarana transportasi mobil pribadi oleh para keponakanku, sehingga saya bisa menyelusuri kehidupan kampung di desa-desa dengan baik.

Baca :  Onga EA Rindu Pulang ke Kampung Leluhurnya

Acara Pulkam ke Cerenti, kali ini yang menyenangkan adalah banyak aneka menu makanan dan masakan kampuang “tradisional” yang dikonsumsi, rasanya enak, lezat dan nikmat sekali, seperti menu masakan gulai telur ikan patin, gulai pakis, rendang daging ayam, goreng ikan balado, panggang ikan paluit, dll. Juga begitu banyak sanak famili berkumpul menghadiri resepsi perkawinan cucuku Fani dan Arif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *