LEAD.co.id | Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), H. Longki Djanggola mengikuti rapat secara Virtuan Zoom yang dipimpin Kepala BNPB, Letjen Doni Monardo yang diikuti bersama 12 Gubernur, Sabtu (2/4/2020).
Rapat tersebut dilaksanakan dalam rangka penanganan Pendemi Covid-19 Di Seluruh Provinsi Sulawesi Tengah. Turut mendampingi Gubernur Sulteng diantaranya Sekda Provinsi Moh. Hidayat Lamakarate, Kadis Kesehatan dr. Reny Lamadjido, Kalak BPBD Bartholomeus Tandigala, dan Unsur Forkopimda setempat.
Pada Kesempatan itu, Doni Monardo selaku Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menyampaikan bahwa, Pemerintah baik pusat dan daerah harus mempersiapkan daya tahan Sosial kita, dengan cara memperkuat stamina sosial masyarakat.
“Melihat perkembangan 2 bulan terakhir, kita merasa ada optimisme, sepanjang kita dan seluruh elemen masyarakat dapat lebih disiplin lagi, dan patuh terhadap himbauan – himbauan Pemerintah,” ungkap Doni.
Menurut Doni, sesuai amanat UUD 1945, pemerintah harus memberikan perlidungan kepada segenab bangsa indonesia, maka perlu mengambil langkah strategis dalam menangani penyebaran Covid-19.
Sementar itu, Gubernur H. Longki Djanggola menyampaikan beberapa hal tentang penanganan Covid-19 di Propinsi Sulawesi Tengah. Menurutnya, dari 13 Pemerintah Kab/Kota di Propinsi Sulteng, terdapat 7 Kabupaten yang belum terpapar Covid-19, dan terdapat 5 kabupaten dan 1 Kota Palu yang sudah terpapar Covid-19 dengan kasus Positip sebanyak 47 , ODP sebanyak 183, PDP sebanyak 43 .
“Pelayanan penanganan Covid-19 dilayani 18 Rumah Sakit dan 6 RS Rujukan dan Pemerintah Prov. Sulawesi Tengah juga sudah menyiapkan Gedung Cadangan Perawatan,” ujar Longki.
Sumber : Humpro Sulteng
Editor : Aru Prayogi





