LEAD.co.id | DPD KNPI Kota Bogor telah melaksanakan Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda), di Padjadjaran Suite Resort & Convention Hotel, Bogor Selatan, pada Sabtu (24/4/2021). Forum ini memutuskan untuk melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda) KNPI Kota Bogor ke XV, pada tanggal 6 Mei 2021.
Ada tiga pembahasan penting dalam Rapimda ini yaitu menentukan waktu dan tempat pelaksanaan Musda, rekomendasi program kerja termasuk materi yang akan dibahas saat Musda, dan kepesertaan Musda.
“Alhamdulilah Rapimda sudah selesai dan berjalan lancar. Untuk agenda Musda, sudah direncanakan waktu Musda akan digelar tanggal 6 Mei 2021 mendatang,” kata Ketua DPD KNPI Kota Bogor Bagus Maulana kepada awak media.
Agenda Rapimda ini menjadi salah satu syarat untuk melaksanakan Musda DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Bogor yang ke-XV. Selanjutnya, akan dibuka bursa bakal calon (Balon) untuk pemilihan Ketua DPD KNPI Kota Bogor nanti.
Selain diikuti jajaran pengurus, Rapimda juga diikuti oleh 85 utusan Organisasi Kepemudaan (OKP) yang tergabung dalam KNPI. Sekda Syarifah Sofiah, Wakil Ketua DPRD Eka Wardahana, Ketua MPI, serta Sekretaris KNPI Jawa Barat juga menghadiri kegiatan ini.
Ramdani dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Bogor menilai pelaksanaan Rapimda KNPI ini minim ide dan gagasan, serta tidak Serius Membicarakan perbaikan. Pihaknya menduga ada prakondisi yang dimainkan untuk menumpulkan gagasan besar para pemuda.
“Harusnya hajatan pemuda itu memunculkan ide dan gagasan yang berarti untuk KNPI Kota Bogor ke depan,” sebut Ramdani melalui keterangan pers yang diterima redaksi LEAD.co.id, pada Sabtu petang.
Pihak GMNI Bogor mengapresiasi kepatuhan para panitia Rapimda KNPI Kota Bogor terhadap Prokes untuk pencegahan Covid-19. Namun, pihaknya juga menilai Rapimda ini dalam nuansa terburu-buru dan terkesan pragmatis karena hanya diberi waktu sangat singkat (sekitar 3 jam).
“Seolah pikiran para pemuda digiring dan dijerumuskan dalam nuansa pragmatisme, yang jelas itu telah melanggar kodrat dan hakikat para pemuda itu sendiri,” keluhnya.
Meski demikian, pihak GMNI Bogor juga mengajak semua elemen pemuda untuk tetap mengambil bagian penting dalam hajat Pemuda ini yang telah memutuskan pelaksanaan Musda pada tanggal 6 Mei 2021 nanti.
Asep Komarudin dari KNPI Jawa Barat menjelaskan, Rapimda harus mengeluarkan dua rekomendasi mendasar yaitu tentang organisasi internal dan tentang kepanitiaan baik SC maupun OC, serta berbagai hal keterkaitan dengan Musda.
Ketua Majelis Pemuda Indonesia (MPI) Kota Bogor Hasbulloh menambahkan, pemuda harus menjadi pelopor di berbagai bidang. Karena, majunya pemuda tentu berdampak pada majunya Kota Bogor.
Dirinya juga menyampaikan terimakasih kepada Ketua KNPI Kota Bogor Bagus Maulana beserta jajarannya yang telah mengawal regenerasi pemuda di Kota Bogor.
“Kedepan, siapapun yang memiliki kesempatan untuk memimpin merupakan kader terbaik di Kota Bogor,” pungkasnya.
Reporter: Manto Arya
Editor: Aru Prayogi





