BOGOR (LEAD.co.id) – Antrian panjang terjadi saat pembagian bantuan beras, di Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, pada Senin (2/8/2021). Antrian ini menyebabkan kerumunan ratusan warga yang menunggu bantuan tersebut.
Bantuan beras dari Bulog ini diberikan kepada 2000 (dua ribu) orang penerima yang terdampak kebijakan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Proses pembagian dijadwalkan selama dua hari dengan melibatkan pengurus RW setempat.
Tampak ratusan warga datang berbondong-bondong namun terpaksa harus mengantri berjam-jam hingga menyebabkan terjadinya kerumunan. Pihak penyelenggara juga tidak menghimbau warga agar menerapkan protokol kesehatan (Prokes).
Tim LEAD.co.id melaporkan, warga menunggu sambil duduk di seputaran taman Kantor Kelurahan Katulampa. Bahkan, ada juga yang berdiri tanpa menjaga jarak meski di Kota Bogor sempat berstatus zona merah Covid-19.
“Saya antar Ibu, untuk mendapatkan bantuan beras, karena berkerumun akhirnya saya nunggu di luar,” kata Hana, salah satu warga di sela menunggu antrian.
“Saya takut juga melihat kerumunan, dan tidak jaga jarak juga,” ujar dia.
Hal senada dikatakan Rini yang sudah mengantri sejak pukul 09.30 WIB. Namun, hingga siang hari dirinya belum mendapatkan giliran untuk mendapatkan beras Bulog ini.
“Saya sudah datang sejak tadi, tetapi ini masih nunggu panggilan dari panitia,” ujar dia.
Reporter: M Ikhsan
Editor: Aru Prayogi






