Sesalkan Cuitan Ferdinand, BEM RI Minta Polisi Adil dan Transparan

oleh -286 views
BEM RI, Cuitan, Ferdinand Hutahaean, Allahmu Lemah

BOGOR (LEAD.co.id) – Badan Eksekutif Mahasiswa Republik Indonesia (BEM RI) Koordinator Daerah Jawa Barat (Korda Jabar) menyesalkan cuitan Ferdinand Hutahaean melalui akun twitternya yang menyebut “Allahmu Lemah”.

Ferdinand Hutahaean beberapa waktu lalu telah menghebohkan publik dengan cuitan “Kasihan sekali ternyata Allahmu lemah”. Konotasi cuitan itu dinilai ditujukan kepada umat Islam.

“Itu merupakan penistaan agama sebagaimana yang diatur dalam Pasal 156 Juncto pasal 156 a KUHP tentang penistaan agama,” kata Korda Jabar BEM RI, Altisan Sumampou dalam keterangan pers, pada Senin (10/1/2022).

Baca :  Mitos Milenial Vs Socrates Milenial

Atas hal itu, Altisan meminta polisi segera menangkap Ferdinand seperti yang dilakukan terhadap penceramah Bahar bin Smith yang tak butuh waktu lama.

Menurut dia, Polisi harus bersikap adil dalam kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Ferdinand. Selain demi keadilan, hal ini juga demi merawat kebhinekaan.

Altis pun mendorong pihak Kepolisian untuk segera mengusut kasus tersebut secara transparan. Kapolri diminta segera menangkap Ferdinand Hutahaean.

“Kami meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo beserta Jajarannya agar segera menindak-lanjuti kasus tersebut secepatnya,” pintanya.

Adapun terkait pengakuan sebagai seorang mualaf, Altis menilai tak ada kaitannya pengakuan tersebut dengan proses hukum kasus cuitan “Allahmu ternyata lemah”. Altis menilai proses hukum harus berjalan meski Ferdinand Hutahaean mualaf.

Baca :  SI Kota Bogor Kecam Cuitan Ferdinand Hutahaean

“Jadi, menurut saya, itu sudah melecehkan Tuhan agama lain. Bahkan, lebih parah menurut saya. Dalam konteks dia mengaku muslim terus merendahkan Tuhan orang lain,” kata Altisan.

Terakhir, dia berharap agar orang-orang yang diduga melakukan pelanggaran-pelanggaran seperti ini agar segera ditangkap dan ditahan.

 

Reporter: Jhonie
Editor: Aru Prayogi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *