Jarak kelahiran ananda Fathia Nurul.Izzah dengan kakaknya Inna Rahmawati agak terpaut jauh lk 11 thn. Kata orang ini “bonus”, ya Alhamdulillah. Sampai-2 seorang tukang sayur berjualan ke rumah, langanan kami, mereka pernah menyangka putri bungsuku ketiga itu adalah cucuku, padahal itu anak kandungku balita mungil dan sehat.
Alhamdulillah ketiga anak-putriku tumbuh dan berkembang dengan baik, normal, dan semakin dewasa, sehat walaffiat dan alhamdulillah bisa mengenyam pendidikan yang baik dan berkualitas, baik di sekolah “favorit” maupun luar sekolah, dengan mengikutsertakan dalam berbagai kursus-kursus pelajaran (spt bimbel), dan event-event perlombaan-perlombaan seni-,budaya dan olahraga dalam mengembangkan minat bakat agar kreatifitas dan kemampuan berinovasi tumbuh dengan baik.
Alhamdulillah, mereka juga dianugerahi Allah SWT kesehatan yang baik, kecerdasan yang membanggakan dengan raihan berbagai prestasi, dan subhanallah ketiga anakku rupawan, tampak cantik dan anggun di mataku sebagai ayahnya, yang selalu menjaga, merawat dan menyanyangi serta berdoa kepada Allah SWT setiap selesai sholat untuk keselamatan dan kebahagiaan mereka baik di dunia maupun akhirats kelak.
Sekali lagi, menurut penglihatan ayahnya ketiga putriku cantik dan cerdas berprestasi di sekolah, sering mendapatkan berbagai penghargaan baik di dalam dan di luar sekolah, subhanallah walhamdulillah wallahuakbar.
Anakku yang bungsu, nomor ketiga Fathia Nurul Izzah yang berulangtahun ke 17 tahun hari ini, juga anak yang cantik, cerdas dan berakhlaq baik di mata ayah dan ibunya. Anakku cantik dan cerdas, karena ibunda mereka, memang cantik dan cerdas, sekarang masih Dosen senior FE UNIDA Bogor.
Istriku yang saya cintai dan sayangi dalam pandanganku adalah seorang pendidik yang baik, seorang ibu yang cerdas, rajin, pekerja keras, dan berhasil memelihara dan mendidik ketiga putrinya.





