Tingkatkan Vaksinasi untuk Percepat Kekebalan Komunal

oleh -176 views
Pemerintah, PPKM Mikro, Vaksin Covid-19
Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan PEN, Airlangga Hartarto, didampingi oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin [File: BPMI Setpres]

LEAD.co.id | Vaksinasi merupakan salah satu upaya yang tengah ditempuh oleh pemerintah untuk menangani pandemi Covid-19. Presiden Jokowi terus mendorong agar vaksinasi Covid-19 bisa ditingkatkan, baik dari segi volume maupun dari segi waktu, sehingga kekebalan komunal (herd immunity) bisa segera tercapai.

“Bapak Presiden selanjutnya mendorong agar vaksinasi bisa ditingkatkan, baik dari segi volume maupun dari segi waktu sehingga herd immunity cepat bisa dapat dilaksanakan,” kata Ketua Komite Penanganan Covid-19, Airlangga Hartarto usai Sidang Kabinet Paripurna di Kantor Presiden, Jakarta, pada Rabu (3/2/2021).

Namun demikian, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga didampingi oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ini menyatakan bahwa, Vaksinasi ini mempertimbangkan basis data dan daerah, zona padat, wilayah densitas tinggi, mobilitas tinggi, interaksi yang tinggi, juga kegiatan-kegiatan sentra perekonomian.

Baca :  Mahasiswa Bogor Ingatkan Forkopimda untuk Terus Gencarkan Vaksinasi

Terkait itu, Kementerian Kesehatan akan meningkatkan berbagai upaya agar vaksinasi bisa diselesaikan dalam satu tahun. Salah satu upayanya adalah rencana vaksin gotong royong yang tengah dikaji dan disiapkan peraturannya dalam bentuk Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes).

“Terkait dengan vaksin gotong royong, Pak Menkes juga akan membuat Permenkes-nya. Di dalam Permenkes itu juga yang terkait dengan testing itu memasukkan rapid antigen. Jadi rapid antigen akan dimasukkan ke dalam Permenkes sehingga ini bisa digunakan untuk skrining karena kita ketahui rapid antigen dari segi biaya lebih rendah dari PCR oleh karena itu bisa digunakan sebagai skrining awal,” paparnya.

Baca :  Sambut Danrem 061, Dandim Cianjur Tegaskan Dukung Vaksinasi Covid-19

Dalam sidang kabinet paripurna tersebut, Presiden Jokowu juga kembali mengingatkan penerapan 3M yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak sebagai kunci dari penanganan pandemi Covid-19 ini.

“Untuk masker, Bapak Presiden meminta ada standarisasinya sehingga masker yang digunakan masyarakat itu memenuhi standar kesehatan sehingga tentu maskernya akan efektif untuk digunakan,” ujarnya.

Di samping itu, Presiden juga terus mendorong upaya pengetesan, pelacakan, dan penelusuran kasus positif Covid-19, antara lain secara digital melalui program Peduli Lindungi. Untuk itu, Presiden akan segera mempersiapkan Instruksi Presiden (Inpres) agar program tersebut bisa digunakan secara lebih efektif.

Baca :  WHO Dorong Penyuntikan Booster bagi yang Kekebalannya Terganggu

“Bapak Presiden akan mempersiapkan Instruksi Presiden (Inpres), sehingga program peduli lindungi ini bisa digunakan sehingga bisa efektif mengontrol mereka yang terpapar, secara digital. Sehingga bisa di-trace gerakan-gerakan dan mereka yang bisa potensi terkait dengan penularan,” tandasnya.

Reporter: M. Ikhsan
Editor: Aru Prayogi
Sumber: BPMI Setpres

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *