Usir Wartawan, Oknum BNI 46 Dilaporkan ke Polisi

0

LEAD.co.id | Salah seorang Jurnalis Media Bharatanewsid alami tindakan pengusiran serta intimidasi secara fisik di tengah kegiatan peliputan Program bantuan sosial Kemensos, Pemerintah Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di wilayah Kelurahan Menteng, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Jum’at pagi (26/6/2020).

Pengusiran dan intimidasi bermula saat jurnalis Bharanews.id melakukan tugas jurnalistik yang diduga dilakukan oleh oknum BNI 46 ini berinisial (IVN) dan (BBI) dinilai Ryan Poertama selaku Pimpinan Redaksi sudah melanggar UU Pers No.40 thn 1999.

Menanggapi hal tersebut, dirinya dengan tegas sangat menyayangkan tindakan yang telah dialami oleh reporternya.

“Saya akan mendampingi Jurnalis kami untuk melakukan pelaporan kepada pihak berwajib dalam hal ini Satuan Reskrim Polresta Bogor Kota untuk menyingkapi hal tersebut. Karena hal ini sudah sangat merugikan baik dari sisi Profesi jurnalis maupun Perusahaan,” tegas Ryan (27/06/2020).

Baca :  Warga Cibuluh Digemparkan Penemuan Bayi Perempuan, Diduga Dibuang Orangtuanya Sendiri

Ia juga mengharap, Jajaran Satuan Reserse Kriminal Polresta Bogot Kota dapat menyelesaikan seuiai dengan aturan perundangan-undangan yang berlaku.

“Hukum harus ditegakkan karena Hukum adalah Panglima tertingi di Republik Indonesia ini,” lugasnya.

lebih Lanjut, dirinya meminta Institusi yang dinaungi Oknum tersebut memberikan sanksi agar hal serupa tidak terulang lagi dikemudian hari.

“Sejatinya kalau kedua oknum tersebut memahami hukum maka tidak akan ada tindakan pelarangan, pengusiran kepada Jurnalis ditengah kegiatan jurnalistik. Sungguh ironis, profesi wartawan sangat mulia dan menjadi garda terdepan untuk membangun bangsa serta negara indonesia, malah dilecehkan dengan perbuatan tercela itu, harus diberi sangsi agar tidak melakukan hal yang sama,” paparnya.

Baca :  Ketua Golkar Kota Bogor Tinjau Warga Terdampak Double Track

Terpisah, Ketua Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Bogor Raya Aliansi Media Massa Nasional Indonesia (AMMNI), Deni Rachman angkat bicara dan mengecam keras atas tindakan menghambat atau menghalang-halangi, bahkan tindakan kekerasan kepada wartawan saat sedang menjalankan peliputan.

“Saya sangat mengecam keras terhadap orang yang telah berbuat menghambat, menghalangi bahkan sampai melakukan tindakan kekerasan terhadap wartawan saat melaksanakan tugasnya dilapangan. Maka dalam hal ini pihak yang berwajib Kepolisian Polresta Bogor Kota harus segera menangkap pelaku yang sudah melakukan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) tersebut,” ucapnya.

Baca :  Siliwangi Bolu Kukus Peduli Dampak Covid-19 Dengan Bagikan Seribu Masker Gratis

Ditambahkan Deni, Sesuai dengan laporan Nuzul Kurniayanto ke Polresta Bogor Kota dengan No. STBL /310/VI/2020/SPKT dengan subjek laporan menghadanganya/menghalangi dilakukan oleh kedua oknum tersebut.

“seperti yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang pers pasal 18, tertulis aturan tentang pers, termasuk ketentuan umum, asas, fungsi, hak, kewajiban, dan peranan pers. Diatur pula tentang peran serta masyarakat dan ketentuan pidana,” pungkasnya.

Reporter : Sally Sumeke
Editor : Aru Prayogi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here