Wacana Reshuffle Kabinet, DEMA PTKIN Se Indonesia Soroti Kinerja Menag RI

0
DEMA PTKIN, Reshuffle, Menag RI
(Foto: DEMA PTKIN Se Indonesia Soroti Kinerja Menag RI)

LEAD.co id | Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tunggi Keagamaan Islam Negeri Seluruh Indonesia (DEMA PTKIN Se Indonesia) yang Notabane nya Pimpinan Mahasiswa Kampus UIN, IAIN dan STAIN angkat bicara dan soroti
kemarahan Presiden Joko Widodo dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara beberapa waktu yang nilai adalah bentuk kekecewaan terhadap kinerja menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju.

“Kita semua lihat betapa kecewanya Bapak Presiden melihat kinerja menterinya yang biasa biasa saja padahal semua situasi hari ini harus diatasi dengan extraordinary khususnya dalam bidang Pendidikan” ujar Onky Fachrur Rozie Koordinator Pusat DEMA PTKIN Se Indonesia, Sabtu (11/7/20).

Baca :  Fraksi PPP Minta PMA Tentang Majelis Taklim Dikaji Ulang

Pihaknya juga berpendapat bahwa salah satu yang paling disoroti kinerjanya adalah Menteri Agama RI yang belum maksimal melaksanakan kinerjanya dalam mengakomodir kebutuhan penting Perguruan tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) UIN, IAIN dan STAIN.

“Menteri Agama RI selama menjabat belum maksimal melaksanakan tugasnya dan ditengah pandemi seperti masih lambat dan kurang tepat dalam menjawab aspirasi Mahasiswa UIN/IAIN/STAIN terkait problematika sistem pendidikan dan pembelajaran serta Kompensasi UKT akibat merosotnya Ekonomi ditengah Pandemi,” tegas Onky.

Senada dengan Onky, Koordinator Tim Kajian dan Isu DEMA PTKIN SE INDONESIA M Munif Jazuli mengatakan bahwa kinerja kementerian agama harus segera di evaluasi oleh pihak yang berwenang, pasalnya ruang lingkup Pendidikan yang dinaungi oleh Kementerian Agama belum adanya inovasi dan terobosan memcah permasalahan di tengah pandemi Covid-19.

Baca :  Korupsi Menggurita, PB HMI Himbau Kemenag segera Berbenah

“Kementerian Agama juga tidak merealisasikan kegiatan usulan mahasiswa PTKIN untuk dialog bersama membahas isu aktual seputar PTKIN, yang seharusnya aspirasi tersebut penting untuk direalisasikan oleh Kementerian Agama,” tegas Munif diakhir statmentnya.

Reporter : Sally Sumeke
Editor : Aru Prayogi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here