Walk Out, Pemilihan Ketua LPM Tanah Baru Tidak Demokratis

0
Pemilihan, Ketua LPM, Tanah Baru, Walk Out
Susana pemilihan ketua LPM Tanah Baru di Lantai 2 Kantor Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Kota Bogor Utara, Sabtu (25/7/2020).

LEAD.co.id | Pemilihan pucuk Pimpinan atau Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Tanah Baru diwarnai aksi ‘walk out’ oleh salah satu calon incumben usai menyampaikan visi serta misi, di lokasi pemilihan, Lantai 2 Kantor Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Kota Bogor Utara, Sabtu (25/7/2020).

Calon incumben yang diketahui bernama Raden Rowi Sobari mengatakan, aksi walk aut ini dilakukan atas kekecewaaan terhadap proses pemilihan yang sarat dengan kepentingan, serta proses pembentukan SC dan OC sejak bulan Juni lalu sangat tertutup, tidak demokratis.

“Saya merasa kecewa dan sangat tidak terima dengan pelaksanaan pemilihan ini, karena saya merasa masa jabatan saya seharusnya berakhir pada tanggal 28 Juli sekarang. Dan sejak awal pembentukan saya tidak pernah diajak bicara atau dilibatkan dalam hal apapun, apalagi ada pemberitahuan secara langsung kepada saya,” ungkap Kang Rowi, sapaan akrabnya.

Secara tidak langsung, menurut Rowi, hajat untuk masyarakat sangat jauh dari kenyataannya, karena semuanya sudah diatur secara tidak transparan siapa pemilih dan yang memiliki mandat dari panitia.

Baca :  Pengurus RW 09 Tanah Baru Permai, Bagikan 1000 Masker Gratis

Menurutnya, keterlibatan unsur Kelurahan terutama Lurah itu sendiri yang notabene sebagai pembina di wilayahnya dari sejak awal sudah sangat terlihat, seperti adanya undangan dua tokoh masyarakat yang sekaligus anggota DPRD Kota Bogor yaitu Oyok Sukardi dan Saeful Bahri.

“Ini yang sangat tidak relevan dan bukan kewenangannya dalam mengundang,” keluh  Kang Rowi.

Saat dikonfirmasi, Lurah Tanah Baru, Dede Sugandi mengatakan bahwa, pemilihan LPM sekarang berbeda dengan pemilihan periode sebelumnya, yaitu dengan seleksi dari tingkat RW dengan melalui penjaringan dan musyawarah yaitu sejumlah 23 anggota balon pengurus untuk diajukan sebagai pengurus LPM.

“Dari 23 balon yang sudah dilantik adalah resmi menjadi anggota LPM dan selanjutnya dijadikan Steering Commite (SC) dan OC, kemudian terjaring ada 4 balon untuk Balon Ketua LPM yang akan dipilih dengan ketentuan yang berlaku sesuai aturan yang berlaku.Terkait kehadiran dua tokoh hari ini adalah sebagai pembina dari LPM itu sendiri,” ungkapnya

Baca :  LPM UNM Gelar Diklat Jurnalistik Secara Daring

Ketika media mempertanyakan terkait salah satu calon yang walk aut, dirinya mengatakan tidak tahu menahu, silakan ditanyakan langsung ke panitia.

“Saya malah gak tahu, kalau ada calon yang walk aut tadi, coba saja konfirmasi ke panitianya yah,” jelas Dede.

Hendriyanto selaku Ketua Forum Komunikasi LPM tingkat Kecamatan Bogor Utara mengatakan, sesuai dengan regulasi perwali 77 tahun 2014 untuk putusan RW sudah memenuhi syarat, tapi sangat disayangkan saja karena tidak terlihat tidak demokrasinya ,padahal ini sebagai ajang hajat demokrasi bagi masyarakat.

“Ini seharusnya pelaksanaannya tidak tertutup, ini permasalahannya ada skenario atau yang lainnya, saya tidak tahu. Biasanya para panitia itu sendiri ditunjuk dari para RW, kemudian baru bisa dilaksanakan pemilihan untuk Calon Ketua kemudian baru pemilihan anggota atau pengurusnya,bukan sebaliknya,” ujarnya Herdi yang menjabat sebagai Ketua LPM Kelurahan Cibuluh ini.

Baca :  Ricuh !, Para PKL "Walk Out" saat Rapat Relokasi

Terkait masa jabatan yang belum belum berakhir bagi Ketua LPM sebelumnya, menurut Herdi seharusnya pas selesai masa jabatannya, tidak terlalu prinsip yang terpenting sudah diketahui.

“Ketika ada pembentukan kepanitian atau pelaksanaan rapat apapun seharusnya Ketua LPM sebelumnya mengetahui dan diberitahukan. Kami FK LPM tingkat Kecamatan akan menandatangani berita acara pelaksanaan pemilihan jika sesuai dengan mekanismenya, karena saya juga tadi hanya sebentar diacara pemilihan LPM selebihnya diluar dengan seharusnya monitoring dari awal sampai selesai,” tegasnya.

Seperti diketahui ketika awak media naik dan masuk di ruangan tempat pemilihan Ketua LPM dilantai 2 Kelurahan Tanah Baru, sempat dipertanyakan dari mana dan keperluannya apa.Sangat terlihat tertutup dan terkesan sudah diatur sedemikian rupa pelaksanaannya atau bahasa lainnya sangat fenomenal.

Reporter : Sally Sumeke
Editor : Aru Prayogi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here