Warga Cemplang Sepakat Tolak Perpanjangan Tower

0
Cemplang, Tower
Warga terdampak tower saat melaksanakan musyawarah di pos ronda RT 13/04, Desa Cemplang, Kecamatan Cibungbulang, kabupaten Bogor, Sabtu (20/6).

LEAD.co.id | Warga terdampak pendirian tower di Desa Cemplang sepakat menolak perpanjangan tower milik PT Profesional Telekomunikasi Indonesia, yang berdiri di RT 13/04 Desa Cemplang. Penolakan itu disepakati dalam musyawarah yang disetujui oleh Ketua RT 13/04, Ketua RT 21/04 dan Ketua RW 04 atas nama ibu Wida, bertempat di pos ronda RT 13/04, Desa Cemplang, Kecamatan Cibungbulang, kabupaten Bogor, Sabtu (20/6).

“Kami warga yang terdampak atas keberadaan tower tersebut bersepakat menolak perpanjangan keberadaan tower di desa kami,” terang warga setempat, Arafat Nasrullah saat dihubungi awak media, Kamis (25/6/2020).

Baca :  Sejumlah Wartawan Dilarang Meliput Penolakan Masjid Imam bin Hanbal

Arafat yang turut menanda tangani penolakan menyampaikan bahwa, pembangunan tower tersebut tidak melalui sosialisasi yang utuh, bahkan tidak memberitahukan proposal rencana pengadaan. Bahkan, kata dia, warga merasa dibohongi oleh pihak pendiri tower, karena kompensasi yang diinformasikan sejak awal ternyata tidak terealisasi hingga sekarang.

Selain itu, kata dia, warga juga khawatir jika tower tersebut sampai roboh akan menimpa banyak pemukiman warga, mengingat lokasi tersebut sudah padat penduduk. Karena itu, warga terdampak di dua RT tersebut sepakat menolak adanya tower di wilayahnya, yang dibuktikan dengan tanda tangan surat pernyataan.

Baca :  LBH Bogor Buka Posko Penolakan Apartemen Depan Kampus Pakuan

“Penolakan ini dibuat dengan berbagai analisa regulasi, aturan hukum yang menjadi dasar/landasan/pijakan kami dalam sikap penolakan atas keberadaan atau rencana perpanjangan ijin keberadaan tower di daerah kami,” tulis surat pernyataan warga terdampak tower di desa Cemplang.

Atas persoalan tersebut, Arafat yang juga Sekretaris LBH UIKA ini menyatakan bahwa, dalam waktu dekat warga terdampak akan mendatangi DPRD dan Bupati Bogor untuk menyampaikan aspirasi, dalam hal ini yaitu penolakan perpanjangan ijin tower di Desa Cemplang.

Saat berita diterbitkan, Tim LEAD.co.id masih berupaya mengkonfirmasi ke pihak terkait untuk mendapat keterangan lebih lanjut.

Baca :  Merugikan Pekerja, SPN Kota Bogor Tolak Omnibus Law

Reporter: Sally Sumeke
Editor: Aru Prayogi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here