Banjir Rob di Pantai Selatan Pamekasan Terjang Rumah Warga

0

LEAD.co.id | Gelombang pasang air laut (banjir rob) menerjang rumah-rumah warga di Desa Tanjung, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Akibat gelombang pasang air rob yang terjadi beberapa hari itu menyebabkan salah satu rumah warga rusak.

Suhari, salah satu tokoh masyarakat di Desa Tanjung mengatakan, kerusakan rumah warga di pesisir pantai Jumiang itu kerap terjadi saat air pasang naik. Tak hanya itu, gelombang tinggi juga menyebabkan abrasi di wilayah itu.

“Banjir rob ini terjadi kurang lebih empat sampai lima hari dari kemarin,” ucap Suhari, Jumat (05/06/2020).

Baca :  Perisai Cabang DKI Kutuk Tindakan Represif Oknum Polisi Pamekasan

Terkait kondisi ini, ia menghimbau kepada warga di yang ada di sekitar pesisir pantai Jumiang untuk waspada, jika cuaca ekstrim segera mengungsi ke tempat yang lebih aman.

“Ini untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, sebab cuaca saat ini cukup ekstrim,” imbuhnya.

Sementara Hamidah pemilik rumah yang diterjang banjirnrob mengungkapkan, rumahnya mengalami kerusakan pondasi di bagian depan.

Namun di rumah yang ditempati tiga orang itu, saat ini sudah diberi penyanggah dari bambu sebagai penguat, serta lantainya yang rusak diganti dengan disusun bebatuan agar ombak tidak masuk ke dalam rumahnya.

Baca :  Ribuan UMKM di Pamekasan Bakal Terima Banpres Produktif

“Iya betul, rumah saya mengalami kerusakan diterpa angin kencang dan ombak,” katanya.

Hamidah mengungkapkan, jika ombak kembali besar seperti kemarin, pihaknya beserta keluarga berniat untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman

“Sembari waspada kami akan tetap tinggal disini, namun kalau seperti kemarin kami mau mengungsi. Sebab kami takut,” tuturnya sembari mengelus dada.

Lebih lanjut, Hamida menjelaskan, hingga saat ini belum ada perhatian dari pemerintah setempat terhadap dirinya yang tertimpa musibah akibat banjir rob ini.

Ia pun berharap, pemerintah dapat membantunya setidaknya dengan membuat tangkis air laut sehingga rumahnya yang hanya beberapa meter dari bibir pantai tidak lagi mengalami kerusakan. “Saya berharap begitu,” katanya penuh harap.

Baca :  Bikers FKPPI Bogor Distribusikan Bantuan ke Pengungsi Terdampak Bencana

Kerugian rumah yang dialami Hamidah akibat terjangan banjir rob ditaksir mencapai Rp 2 juta rupiah.

Untuk diketahui, banjir rob rupanya juga terjadi di pesisir pantai Talang Siring, Desa Montok, Kecamatan Larangan dua hari yang lalu.

Banjir rob meluap hingga ke jalan raya dan menghambat laju perjalanan para pengguna jalan.

Reporter : Priyanto D
Editor : Moh Hasanuddin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here