Jokowi Tegaskan Tidak Ada Impor Beras Sampai Bulan Juni

oleh -236 views
Presiden Jokowi, Perpres, Investasi Miras, Miras
Presiden Jokowi mencabut Lampiran terkait investasi Miras dalam Perpres Nomor 10 Tahun 2021 usai mendapat banyak protes masyarakat

LEAD.co.id | Presiden Jokowi memastikan tidak akan ada impor komoditas beras hingga bulan Juni 2021 mendatang. Bahkan, selama hampir tiga tahun belakangan ini, Indonesia tidak melakukan impor terhadap komoditas pangan tersebut.

“Saya pastikan bahwa sampai bulan Juni 2021 tidak ada beras impor yang masuk ke negara kita Indonesia. Kita tahu, sudah hampir tiga tahun ini kita tidak mengimpor beras,” ujar Jokowi dalam keterangan pers pada Jumat (26/3/2021).

Perlu diketahui bahwa saat ini memang terdapat nota kesepahaman antara Indonesia dengan Thailand dan Vietnam. Namun, hal itu adalah opsi yang dapat ditempuh untuk sewaktu-waktu berjaga di tengah situasi pandemi yang penuh ketidakpastian saat ini.

Baca :  Natal 2021, Presiden Ajak Gaungkan Solidaritas dan Gotong Royong

“Saya tegaskan sekali lagi, berasnya belum masuk,” imbuhnya.

Sebelumnya, wacana impor beras ini menuai reaksi publik. Kebijakan impor beras dinilai tidak memiliki alasan yang jelas, terlebih ketika Indonesia akan memasuki masa panen raya. Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Institut Pertanian Bogor (IPB) salah satnya yang menyatakan sikap “Batalkan Impor Beras”.

Dalam pernyataannya, Ketua BEM Faperta IPB, Fauzan Ramdani mengaku heran dengan kebijakan impor beras sebesar satu juta ton di tengah panen raya.

Para ahli juga menyayangkan kebijakan ini yang akibatnya akan berdampak pada perekonomian para petani kecil. Padahal, menurut data BPS produksi beras pada tahun ini akan mengalami peningkatan.

Baca :  Presiden: Fokus Kita Mencegah Meluasnya Covid-19

“Lantas apakah kebijakan ini  hanya sebatas kebutuhan, atau dalih keterpaksaan ?,” sebut Fauzan.

Jokowi menegaskan, beras petani akan diserap oleh Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) pada panen raya mendatang. Pihaknya telah memerintahkan Menteri Keuangan untuk menyiapkan anggaran yang diperlukan untuk penyerapan beras dari petani lokal tersebut.

Dalam keterangannya, Jokowi mengaku telah memahami persoalan ini. Menurutnya, memasuki masa panen ini, harga beras di tingkat petani masih belum sesuai dengan yang diharapkan sehingga pemerintah akan berupaya untuk menyerap atau membeli langsung beras hasil panen dari para petani.

Baca :  Presiden Berikan Penghargaan kepada Atlet Paralimpiade Tokyo 2020

“Oleh sebab itu, saya minta segera hentikan perdebatan yang berkaitan dengan impor beras. Ini justru bisa membuat harga jual gabah di tingkat petani turun atau anjlok,” tandasnya.

Reporter: M Ikhsan
Editor: Aru Prayogi
Sumber: BPMI Setpres

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *