Keributan di Diskotik, Melanggar PSBB Sanksinya Disegel !

0
KAMMI Bogor, Arif Sibghotulloh
Ketua Umum KAMMI Daerah Bogor, Arif Sibghotulloh

LEAD.co.id | Pengurus Daerah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Bogor mempertanyakan peran pengawasan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor pada masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Pasalnya, di tengah PSBB malah terjadi keributan di Tempat Hiburan Malam (THM) diskotik Xclusive.

Aksi kekerasan (pengeroyokan) terhadap Korban bernama Imam Hasnan Fadholi (38), warga Kelurahan Kebon Pedes, Kec. Tanah Sareal, Kota Bogor, terjadi sekitar pukul 03:30 WIB, di diskotik Xclusive, Jl. Siliwangi, Kota Bogor, Minggu (14/6) dini hari.

“Kok bisa ya ada THM yang sudah buka, padahal sesuai aturan PSBB Kota Bogor, Perwali Nomor 44 Tahun 2020, seharusnya belum boleh buka,” ungkap Ketua Umum KAMMI Bogor, Arif Sibghotulloh melalui pesan singkat kepada tim LEAD.co.id, Minggu (14/6/2020).

Baca :  Tanggapi Pemkot, PSI Sebut Perwali PSBB Melawan Hukum

Arif menilai Pemkot Bogor kecolongan, atau bahkan melakukan pembiaran dengan diskotik yang masih buka saat masa PSBB. Bahkan dia meminta Pemkot Bogor menindak tegas dengan menyegel THM tersebut.

“Ko bisa ya terjadi?, ini kecolongan atau pembiaran ya?. Ini harus menjadi evaluasi besar bagi Pemkot Bogor,” ujar Arif.

Terkait kejadian itu, Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menegaskan bahwa, THM atau sejenisnya masih dilarang untuk beroprasi di Kota Bogor. Karenanya, jika ada yang melanggar maka sanksinya akan ditutup oleh pemerintah.

Baca :  Ada Makan Siang Gratis di Posko Jabar Bergerak

“Jika melanggar sanksinya akan ditutup dan segera akan kita kroscek,” tegas Dedie Rachim saat dikonfirmasi, Minggu (14/6).

Pelanggaran THM dalam fase PSBB di Kota Bogor juga disampaikan oleh Kasatpol PP Kota Bogor, Agustian Syah. Menurutnya, yang diperbolehkan hanya Cafe dan Restoran dengan protokol kesehatan ketat, serta pembatasan 50% dari kapasitas maksimal.

“Club Diskotik dengan menyediakan Disk Jokey (DJ) tidak diperbolehkan, jelas itu melanggar aturan perwali No 44 tahun 2020 tentang pelaksanaan PSBB dalam rangka penanganan Covid-19, akan segera kita segel sementara sesuai ketentuan yang berlaku,” ungkap Kasatpol PP melalui pesan Whatsapp kepada media.

Baca :  Catat !, Kota Bogor Lanjutkan PSBB Sampai 2 Juli 2020

Menurutnya, Ijin dari Club Ekslusif ini adalah Cafe, Resto dan Karaoke, ini sudah jelas keluar dari jalur perijinannya. Dengan nekad buka dalam situasi pandemi ini, sangat terkesan tidak menghargai aturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah melalui perwali.

“Saya sudah perintahkan Kasie Penyidikan untuk dilakukan pendalaman guna penindakan selanjutnya,” pungkasnya.

Reporter: Sally Sumeke
Editor: Aru Prayogi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here