BOGOR (LEAD.co.id) – Pengurus RT 04/09 Kelurahan Kedung Halang telah mengucurkan anggaran untuk membantu warga terdampak PPKM Level 4 yang tidak mendapat bantuan sosial (Bansos) dari pemerintah.
Pemerintah telah mengucurkan anggaran untuk membantu masyarakat seiring Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 karena kasus Covid-19 melonjak. Meski demikian, tidak semua warga mendapat bantuan tersebut.
Sutoto, Ketua RT 04/ RW 09 Gang Kembang, Kelurahan Kedung Halang, Kota Bogor memutuskan untuk menggunakan anggaran dari kas RT untuk membantu warga yang tidak tercantum dalam penerima Bansos dari pemerintah.
“Ini adalah kepedulian dari kami. Memang jumlahnya tidak banyak tapi minimal mereka bisa merasakan seperti orang lain yang mendapat sumbangan dari pemerintah,” ungkap Mas Toto, sapaan Ketua RT, pada Sabtu (31/1/2021).
Daeng Olleng selaku warga setempat mengapresiasi langkah yang diambil oleh Ketua RT 04/ RW 09 Kelurahan Kedung Halang. Menurutnya, langkah tersebut sebaiknya menjadi contoh bagi pengurus RT lainnya untuk membantu warga yang belum mendapat bantuan pemerintah.
“Seharusnya, langkah RT 04 ini harus diikuti RT yang lain untuk membantu warga, tidak semata mata mengharapkan bantuan dari pemerintah,” kata Daeng.
Kementerian Sosial sebelumnya menyatakan segera menyalurkan Bantuan Sosial Tunai (BST) seiring Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Pasalnya, kebijakan ini akan berdampak di beberapa sektor.
“BST akan disalurkan untuk bulan Mei dan Juni, setelah sebelumnya berhenti di April. Kita berharap pekan ini atau paling lambat pekan depan bansos ini dapat tersalur,” ujar Menteri Sosial, Tri Rismaharini dalam keterangan pers, pada Kamis (1/7).
Cucu Supriatin, Kasatgas Kemensos BST PT Pos Indonesia Cabang Bogor mengungkapkan, sebanyak 77.000 KK di Kota Bogor telah mendapatkan BST dari Kemensos yang mengacu pada data Non Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Bantuan senilai Rp 600.000 (periode Mei-Juni) itu telah disalurkan melalui PT Pos sejak Minggu (18/7). Bantuan ini diserahkan secara secara simbolis oleh Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim.
Mas Toto mengungkapkan, terdapat sejumlah nama yang sudah didata namun belum tercantum untuk mendapat bantuan dari pemerintah. Karenanya, dia berharap ke depan nama nama tersebut bisa mendapat bantuan dari pemerintah.
Reporter: Jhonie Arya
Editor: Aru Prayogi





