JAKARTA (LEAD.co.id) – Pj Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI), Romadhon Jasn menilai kehadiran Direktur Utama PT Transjakarta yang baru, Mochamad Yana Aditya adalah berkah bagi Masyarakat Jakarta.
Menurutnya, Transjakarta akan menjadi semakin lebih baik sepeninggal mendiang Sardjono Jhony Tjitrokusumo yang wafat pada tanggal 3 Oktober 2021 lalu. Segudang pengalaman Yana Aditya dalam memimpin pelbagai perusahaan BUMN, adalah garansi utama bagi Provinsi DKI Jakarta dengan Bus kebanggaanya: Transjakarta.
“Saya ingin ucapkan selamat kepada Pak Yana Aditya, yang telah resmi terpilih menjadi Direktur Utama PT Transjakarta. Semoga terpilihnya Pak Yana Aditya sebagai Dirut memberikan banyak manfaat bagi PT Transjakarta sekaligus Masyarakat Jakarta,” kata Romadhon dalam keterangannya, pada Selasa (9/11/2021).
Lebih lanjut, Romadhon JASN menganggap Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan melabuhkan pilihannya kepada orang yang tepat. Bermodalkan segudang pengalaman memimpin sejumlah BUMN ternama, Yana Aditya dikenal sebagai pribadi yang profesional, memiliki etos kerja dan leadhersip yang sangat baik. Sebelum menjabat sebagai Dirut PT Transjakarta, Yana Aditya pernah menjabat sebagai Direkrut Utama di PT Perikanan Nusantara (Persero) pada tahun 2019-2020.
“Pak Yana Aditya itu orang baik, visioner dan berpengalaman. Malang melintang di banyak perusahaan, baik swasta hingga BUMN, Pak Yana selalu ditempatkan di posisi yang vital. Artinya beliau bukan orang sembarangan. Profesionalitasnya, visi dan integritasnya sebagai Pimpinan bisa dikatakan sangat baik. Maka tak salah mengapa Gubernur Anies Baswedan mempercayakan dirinya sebagai orang nomor satu di PT Transjakarta,” bebernya.
Pasca resmi ditunjuk sebagai Dirut PT Transjakarta, Mochamad Yana Aditya memaparkan tiga poin penting sebagai fokus dalam menata PT Transjakarta. Pertama, sistem pembayaran yang terintegrasi. Kedua, menghadirkan bus listrik. Ketiga, peningkatan layanan yang aman dan nyaman. Menurut Romadhon, tiga poin yang dipaparkan Yana Aditya bisa dijadikan rujukan dalam melihat masa depan PT Transjakarta.
“Tiga poin penting yang dipaparkan Pak Yana Aditya itu bisa dijadikan referensi bagi masyarakat Ibu Kota untuk melihat masa depan Bus Transjakarta. Perubahan sistem pembayaran yang terintegrasi tentu mempermudah akses masyarakat untuk menikmati layanan. Zaman sudah makin canggih. Pola transaksi pun sudah berubah ke arah digital,” tambahnya.
Selain itu, menurut Romadhon, modernisasi armada Bus Transjakarta ke model Bus Listrik adalah langkah tepat dan bersahabat dengan lingkungan. Di tengah industri otomotif dunia yang mulai adaptif atau ramah dengan lingkungan, kehadiran Bus listrik di Jakarta adalah solusi paling tepat.
Selain ramah lingkungan, Bus Listrik tidak berisik seperti halnya Bus bertenaga Diesel. Bus Listrik pun dikenal irit dalam biaya pemeliharaan. “Semoga hal-hal ini mampu segera direalisasikan oleh Dirut PT Transjakarta yang baru, Pak Yana Aditya,” pungkasnya.
Kontributor : Akril
Editor : Aru Prayogi





