Radikalisme Menguat, PB HMI Temui Dubes Australia

159
0
Pertemuan PB HMI dan Dubes Australia
Pertemuan PB HMI dan Dubes Australia

LEAD.co.id |  Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) melakukan pertemuan dengan duta besar Australia untuk Indonesia, di Jakarta, Sabtu (23/03). Pertemuan tersebut terkait menguatnya issue Radikalisme, Terorisme dan Rasialisme pasca terjadinya pembantaiaan masal warga muslim di New Zealand.

Dalam pertemuan tersebut, Ketum PB HMI Respiratori Saddam Aljihad menyatakan bahwa isu yang berkembang saat ini perlu disikapi secara serius, agar hubungan bilateral dengan negara muslim dapat terjaga.

“Issue ini dapat menjadi titik perpecahan antar umat beragama maupun kelompok yang kental dengan rasialismenya,” ujar Saddam kepada Redaksi LEAD.co.id.

Baca :  PB HMI: Pasca Orde Baru, 5.0 Adalah Era Baru Indonesia

Dikatakan Saddam, sebagai organisasi tertua dan terbesar di Indonesia, PB HMI tidak menginginkan terjadinya konflik yang dapat memecah belah persatuan antar negara.

“Peristiwa pembantaiaan yang terjadi di New Zealand harus di selesaikan sampai tuntas, bahkan agen yang terlibat juga harus di usut hingga ke akar-akarnya, dan solusinya kita harus menjaga persatuan antar umat dan negara sahabat,” ungkap Saddam.

Selain itu, PB HMI juga menawarkan beberapa agenda bersama duta besar Australi untuk memperkuat hubungan umat muslim khususnya mahasiswa Islam. Agenda yang ditawarkan yaitu pembentukan cabang HMI di Australia.

Baca :  Ketum PB HMI : Strategi Kebudayaan dan Ketahanan Bangsa Harus Dilakukan dalam Menghindarkan Perang Sipil di Papua

“Kebetulan PB HMI punya agenda HMI Go Internasional dan program Beasiswa. Alhamdulillah pihak kedutaan sangat respek dan membuka jalan untuk kami  bekerja sama,” terangnya. (Dzulq)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here