Rumuskan Program Kerja, DDII Kabupaten Bogor Gelar Rakerda

oleh -344 views
Program, DDII, Kabupaten Bogor, Rakerda
Para pengurus DDII Kabupaten Bogor saat melaksanakan Rakerda 1, pada tanggal 28 - 29 Desember 2020

LEAD.co.id | Pengurus Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia Daerah (DDII) Daerah Kabupaten Bogor telah menggelar Rakerda 1, di Yayasan An Nasr Parung, Kabupaten Bogor, pada tanggal 28 – 29 Desember 2020. Rakerda ini untuk menentukan langkah dan kebijakan pada program tahun 2021.

Rakerda 1 ini dihadiri DPW DDII Propinsi Jawa Barat, Pimpinan Pondok Pesantren Darul Muttaqien, KH. Madroja, serta diikuti oleh seluruh Pengurus dan Majelis Syuro. Kegiatan ini dibuka langsung oleh DPW DDII Propinsi Jawa Barat.

Ketua Bidang Dakwah, Pendirian dan Kaderisasi DDII Kabupaten Bogor, Subhan Murtadla menyampaikan, Rakerda 1 ini program yang difokuskan dalam tahun 2021, ditekankan pada program program keummatan, kaderisasi, dakwah, sosial dan advokasi ummat.

Baca :  Meriahnya Kegiatan BARJAB Cigombong dan Rancabungur

Dirinya berharap, seluruh program dan kebijakan hasil rakerda 1 DDII Daerah Kabupaten Bogor tahun 2021 berpihak pada keummatan secara luas, khususnya pada persoalan persatuan ummat yang saat ini terajadi polarisasi keummatan dampak dari Pilpres 2019 lalu.

“Kehadiran program DDII Kabupaten Bogor semoga dapat memberikan pencerahan pada bidang dakwah, pendidikan, sosial dan advokasi ummat,” ungkap Subhan Murtadla melalui keterangan pers yang diterima redaksi Lead.co.id, pada Jumat (1/1/2021).

Selain itu, Alumni UIKA Bogor ini juga berharap untuk dapat memaksimalkan potensi keummatan yang ada di Kabupaten Bogor, baik potensi SDA (Sumber Daya Alam) ataupun SDM (Sumber Daya Alam).

Baca :  Perangi Corona, HMI Cabang Bogor Bagikan Masker & Hand Sanitizer Gratis

Pihaknya menyatakan bahwa, DDII akan berusaha memformulakan gerakan Dakwah bersama ormas lainnya di Kabupaten Bogor, untuk membuat satu kesamaan langkah dalam sebuah kegiatan Silaturrahmi demi mempererat kesatuan ummat.

“Setahun ke depan akan dilakukan evaluasi pelaksanaan dan keberhasilan program maupun sebaliknya,” pungkas Subhan.

Reporter: Jhonie
Editor: Aru Prayogi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *