LEAD.co.id | DPC Partai Demokrat Kota Bogor menyambut baik keputusan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemen Kumham) yang menolak kepengurusan Partai Demokrat hasil KLB Deli Serdang, Sumatera Utara, pimpinan Moeldoko.
“Pemerintah betul-betul sudah memperlihatkan kenetralannya. Pemerintah betul-betul tidak pro kemana-mana dengan mengikuti aturan hukum yang berlaku,” kata Ketua DPC Partai Demokrat Kota Bogor, Dodi Setiawan dalam siaran pers yang diterima Lead.co.id, pada Minggu (4/4/2021).
Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat sebelumnya telah diselenggarakan di The Hill Hotel Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara, pada Jumat (5/3). KLB mendaulat Moeldoko sebagai Ketua Umum Partai Demokrat dan Marzuki Ali sebagai Ketua Dewan Pembina.
KLB ini dilakukan atas kekecewaan sejumlah politisi Demokrat atas kepemimpinan AHY. Merespon itu, Ketua Majelis Tinggi PD Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengajak seluruh kader untuk mempertahankan kedaulatan dan kemandirian partai.
Pengajuan pengesahan hasil KLB Demokrat ini ditolak oleh Kemenkumham karena belum bisa melengkapi dokumen mandat dari perwakilan DPC dan DPD yang mengikuti KLB. Rahmad, Juru Bicara KLB menyatakan akan menempuh jalur hukum untuk merespon penolakan Kemenkumham.
“Pemerintah menyatakan bahwa, permohonan pengesahan hasil KLB di Deli Serdang tanggal 5 Maret 2021 ditolak,” sebut Menkumham Yosanna Laoly saat mengumumkan dalam konferensi pers pada Rabu (31/3).
Pihak Demokrat Kota Bogor meyakini bahwa, keputusan Kemenkumham dapat membuat partai berlambang mercy di Kota Hujan akan semakin setia mendukung posisi Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
“Karena, AHY yang betul-betul sudah dilegalitaskan ketika kongres kelima Partai Demokrat di Jakarta pada tahun 2020 lalu,” ujar Dodi.
Menurut Dodi, keputusan tersebut dinilainya sudah selaras dengan AD/ART yang menurutnya telah dilembar negarakan.
“Kader Partai Demokrat yang ada di Kota Bogor khususnya dan umumnya, semua merasa bersyukur. Bahkan, sujud atas keputusan dan kabar baik ini,” katanya.
Sementara itu, pihaknya akan segera membenahi struktur di dalam partai. Karena, kata dia, Parta Demokrat versi KLB sudah ditolak oleh Pemerintah melalui Kemen Kumham.
“Pekerjaan kita saat ini akan kembali bekerja dengan tulus terutama untuk membantu program pemerintah terkait masalah penanganan Covid-19 ini,” pungkas dia.
Reporter: Jhonie Arya
Editor: Aru Prayogi





