Serang Mabes Polri, Satu Terduga Teroris Ditembak Petugas

oleh -197 views
Serangan, Mabes Polri, Terduga Teroris, Terorisme, Petugas Kepolisian, Polri
Penampakan jenazah terduga teroris yang tewas tertembak usai mencoba melakukan penyerangan di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta, pada Rabu (31/3/2021)

LEAD.co.id | Satu terduga teroris melakukan penyerangan di Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri), Jalan Trunojoyo, Jakarta, pada Rabu (31/3/2021). Terduga teroris berjenis kelamin perempuan ini dinyatakan tewas usai terjadi baku tembak dengan petugas.

Perempuan tak dikenal yang diduga sebagai teroris ini terlihat mengenakan pakaian hitam. Dalam video yang berdar, tampak perempuan itu tergeletak di halaman Mabes Polri usai terkena tembakan petugas.

Polisi memastikan bahwa, perempuan tersebut telah meninggal dunia usai terjadi baku tembak dengan petugas. Saat ini, area Mabes Polri disterilkan guna memudahkan proses penyelidikan.

Baca :  Polri Konsisten Rekrut Anggota dari Santri hingga Hafidz Quran

“Perempuan tak dikenal itu ditembak petugas karena diduga membahayakan. perempuan tersebut tampak tergeletak di halaman Mabes Polri,” sebut siaran pers Div Humas Polri.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo disebut segera memberikan keterangan pers terkait kejadian ini.

Seblumnya, aksi teror juga terjadi di depan Gereja Katedral, Makassar yang menyebabkan 14 orang menjadi korban, pada Minggu (28/3). Kepolisian menduga, pelaku berjumlah dua orang menggunakan sepeda motor saat melakukan aksinya.

“Kita mendapatkan informasi bahwa ada 2 orang yang berboncengan menggunakan kendaraan roda dua,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono dalam pernyataannya.

Baca :  Dikeluhkan Wisman, MMP Optimis Polri Tuntaskan Permainan Karantina

Jenderal Sigit meminta masyarakat untuk tidak panik pasca aksi dugaan bom bunuh diri di depan Gereja Katedral, Makassar. Densus 88 Antiteror Polri, kata dia, akan terus melakukan penindakan terhadap para kelompok teroris.

“Kami sedang dalami dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dan untuk masyarakat tidak usah terlalu panik, kami sedang dalami pelakunya,” kata Jenderal Sigit.

Presiden Jokowi mengutuk aksi terorisme yang terjadi di Gereja Katedral Makassar. Dia memerintahkan Kapolri untuk mengusut tuntas dan membongkar jaringan terorisme hingga ke akarnya.

“Saya mengutuk keras aksi terorisme tersebut dan saya sudah memerintahkan Kapolri untuk mengusut tuntas jaringan-jaringan pelaku dan membongkar jaringan tersebut sampai ke akar-akarnya,” tegas Jokowi.

Baca :  Danrem 061 Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Door to Door

Presiden menekankan kepada seluruh aparat negara untuk tidak membiarkan tindakan terorisme. Jokowi juga meminta masyarakat untuk tetap tenang dalam menjalankan ibadah masing-masing.

“Saya mengajak semua anggota masyarakat untuk bersama-sama memerangi terorisme dan radikalisme, yang bertentangan dengan nilai-nilai agama dan nilai-nilai luhur kita sebagai bangsa yang menjunjung tinggi nilai-nilai ketuhanan dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebinekaan,” sebutnya.

Reporter: M Ikhsan
Editor: Aru Prayogi
Sumber: Div Humas Polri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *