Kasus Laskar FPI: Polisi Selidiki Dugaan Unlawful Killing

0
Laskar, FPI, Polisi, Transparan
Polda Metro Jaya saat menggelar jumpa pers terkait penembakan 6 Laskar FPI, pada Senin (7/12/2020)

LEAD.co.id | Polri mulai menyelidiki tiga anggota Polda Metro Jaya terkait dugaan unlawful killing terhadap empat anggota laskar FPI. Untuk mempermudah proses penyelidikan, mereka telah dibebas-tugaskan dari jabatannya.

“Sementara karena untuk mempermudah proses penyidikan selanjutnya tentunya (tiga anggota Polda Metro Jaya) dibebas-tugaskan,” sebut Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono dalalm keterangan pers, pada Rabu (10/3/2021).

Sebelumnya, Komnas HAM menyatakan adanya bentuk pelanggaran HAM dan unlawfull killing pada peristiwa “Km 50” pada 7 Desember 2020. Peristiwa itu telah menewaskan 6 Laskar FPI saat mengawal Habib Rizieq Shihab (HRS).

Baca :  Kasus KM 50: Komnas HAM Periksa CCTV Jasa Marga

Atas temuan itu, Komnas HAM meminta dilakukakan proses penegakan hukum yang akuntabel, objektif dan transparan sesuai dengan standar Hak Asasi Manusia (HAM)

“Penembakan sekaligus terhadap empat orang dalam satu waktu tanpa ada upaya lain yang dilakukan untuk menghindari semakin banyaknya jatuh korban jiwa mengindikasikan adanya unlawfull killing terhadap ke 4 anggota Laskar FPI,” sebut Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam, pada Jumat (8/1/2021).

Merespon temuan dari Komnas HAM, membentuk tim khusus tim khusus yang terdiri dari Bareskrim Polri, Divisi Hukum Polri dan Divisi Propam Polri dibentuk untuk menyelidiki dugaan pelanggaran HAM dan unlawful killing yang dilakukan anggota polisi terhadap empat Laskar FPI.

Baca :  Polisi Prancis Gelar Protes Larangan 'Chokehold'

“Kapolri Jenderal Idham Azis merespons dengan menginstruksikan membentuk tim khusus untuk menindaklanjuti temuan dari Komnas HAM,” sebut Kadiv Humas Polri, Irjen Argo Yuwono, pada Jumat (8/1).

Argo menyebut, tim khusus akan menindaklanjuti temuan Komnas HAM secara profesional dan terbuka kepada masyarakat, serta akan bekerja maksimal, profesional dan terbuka dalam mengusut oknum anggota polisi terkait kasus itu.

Meski demikian, Pihak Kepolisian sampai saat ini belum bisa menyebutkan identitas tiga personel yang telah dibebastugaskan terkait dugaan unlawful killing. Pihaknya hanya menyebut ketiganya bertugas di Polda Metro Jaya.

Baca :  Amnesty Minta Adili Pelaku Extrajudicial Killing Terhadap Laskar FPI

Brigjen Rusdi mengatakan, ketiga anggota Polri itu masih berstatus terlapor. Dia menjamin penyidikan dilakukan secara profesional.

“Sekarang proses penyidikan dulu, dalam proses penyidikan nanti akan ditentukan siapa tersangkanya. Dari proses penyidikan ini akan diketahui betul-betul secara terang benderang telah terjadi tindak pidana dan tentunya ada proses penentuan tersangka,” pungkas Rusdi.

Reporter: M Ikhsan
Editor: Aru Prayogi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here