KAHMI Temui Presiden Jokowi, Bahas Keislaman dan Kebangsaan

0
Presiden, KAHMI, Keislaman, Kebangsaan
Koordinator Presidium MN KAHMI Viva Yoga Mauladi bersama Ariza Patria, Herman Khoeron, Manimbang Kaharyadi dan Hadi Purnomo saat menemui Presiden Jokowi di Istana Negara, Selasa (12/1/2021).

LEAD.co.id | Presidium Majelis Nasional Korps Alumni HMI (KAHMI) diterima oleh Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta, pada Selasa (12/1/2021). Dalam pertemuan tersebut mereka membahas “ke-Islaman dan Kebangsaan” hingga rencana Rakornas KAHMI.

Presiden Jokowi disebut berkenan memberikan sambutan Pembukaan Rakornas KAHMI pada tanggal 15 Januari 2021 di Bogor, Jawa Barat. Sementara Mahfud MD menyampaikan, bersama Mensesneg Pratikno menemani Presidium MN KAHMI bersilaturrahmi dengan Presiden.

“Kami mendiskusikan ‘kebangsaan’ dan ‘keislaman’ dalam Keindonesiaan,” sebut Menko Polhukam Mahfud MD menambahkan dalam akun twitternya.

Terkait itu, Presiden Jokowi dan Majelis Nasional KAHMI disebut telah satu pandangan bahwa, nilai keislaman dan kebangsaan tidak boleh diposisikan berhadap-hadapan, berlawanan, atau saling menegasi.

Baca :  Presiden Tolak Empat Usulan Revisi UU KPK

“Tetapi terintegrasi, terkonvergensi menjadi nilai keislaman-keindonesiaan yang inklusif, modern, pluralis, dan toleran,” tambah Koordinator Presidium MN KAHMI, Viva Yoga Mauladi dalam keterangan pers.

Menurut Viva Yoga, sejak proklamasi 17 Agustus 1945 telah disepakati oleh founding father’s bahwa Indonesia adalah Negara Nasional yang berbentuk Republik dan menganut sistem pemerintahan demokrasi. Hal ini telah menjadi landasan, haluan, dan panduan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

“Harus kita jaga dan dirawat dengan baik dalam mengarungi perjalanan bangsa ke depan,” jelas Viva Yoga.

Dalam pertemuan ini, selain Viva Yoga Mauladi, juga hadir Presidium KAHMI Ariza Patria dan Herman Khoeron, Manimbang Kaharyadi (Sekjen MN KAHMI), dan Hadi Purnomo selaku panitia Rakornas KAHMI.

Baca :  Bertolak ke Jatim, Presiden Akan Tinjau Penanganan Covid-19

Selain menyatakan berkenan akan memberikan sambutan Pembukaan Rakornas KAHMI, Presiden Jokowi juga menyatakan akan disuntik dengan vaksin Sinovac sebagai tanda bahwa program vaksinasi nasional diselenggarakan di seluruh Indonesia untuk memberantas pandemi Covid-19.

Karenanya, Presiden Jokowi berharap agar program vaksinasi dapat berjalan tertib, lancar, tepat sasaran, tepat waktu, agar masyarakat Indonesia memiliki antibodi yang tinggi sehingga menjadi sehat dan kuat.

MN KAHMI menyatakan mendukung kerja dan program pemerintah dalam memberantas pandemi Covid-19 dan mengakselerasi pertumbuhan perekonomian nasional dapat berjalan secara simultan dan sinergis.

Baca :  Presiden Jokowi Umumkan Kabinet Indonesia Maju

“Faktor kesehatan dan ekonomi tidak boleh diposisikan secara diametral tetapi harus bergerak beriringan,” tegas MN KAHMI.

Reporter:  Sally Sumeke
Editor: Aru Prayogi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here